Indo News Room – 19 Juni 2026 | Setelah mencapai persetujuan perdamaian dengan Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini mengalihkan perhatiannya ke Korea Utara (Korut). Menurut Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Trump ingin memberikan perhatian pada isu Korut setelah menganggap bahwa waktunya telah tiba untuk menyelesaikan masalah ini. Berikut adalah beberapa alasan yang mungkin mendorong putusan Trump.
Alasan Trump Berpindah Fokus ke Korut
- Perang di Ukraina: Pernyataan Lee Jae Myung menunjukkan bahwa Trump mungkin menganggap bahwa perang di Ukraina telah mempengaruhi efektivitas sanksi dan tekanan terhadap Korut.
- Kerja sama Militer Korut-Rusia: Lee Jae Myung juga menyatakan bahwa kerja sama militer antara Korut dan Rusia telah meningkatkan kemampuan Korut untuk bertahan.
- Program Nuklir Korut: Trump mungkin khawatir tentang kemajuan program nuklir Korut dan ingin menyelesaikan masalah ini sebelumnya.
Komparasi: Sanksi terhadap Korut dan Iran
| Jenis Sanksi | Korut | Iran |
|---|---|---|
| Sanksi Ekonomi | Tidak efektif | Terus dilakukan |
| Teheran | Bekerja sama dengan Rusia | Tidak ada kerja sama |
Tantangan dalam Menyelesaikan Masalah Korut
- Program Nuklir Korut: Korut telah melanjutkan pengembangan program nuklirnya.
- Perang di Ukraina: Perang ini telah meningkatkan kemampuan Korut untuk bertahan.
Kesimpulan: Trump telah mengalihkan fokusnya dari Iran ke Korut karena perang di Ukraina dan kerja sama militer Korut-Rusia. Namun, menyelesaikan masalah Korut tidaklah mudah karena program nuklir Korut dan perang di Ukraina.



