Indo News Room – 25 April 2026 | KPK Serahkan Hasil Kajian Tata Kelola Parpol ke Presiden dan Ketua DPR, menandai langkah penting dalam upaya menertibkan sistem politik nasional. Dengan tiga rekomendasi strategis, lembaga anti‑korupsi ini menargetkan mitigasi korupsi politik lewat reformasi regulasi, standar partai, dan pembatasan uang kartal.
Rekomendasi Utama KPK untuk Reformasi Politik
1. Revisi UU Pemilu dan Pilkada
KPK menyoroti kebutuhan perubahan pada Undang‑Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu dan Undang‑Undang Nomor 10/2016 tentang Pilkada. Fokusnya pada regulasi rekrutmen penyelenggara, metode kampanye, serta proses penghitungan dan rekapitulasi suara.
2. Standarisasi Pendidikan Politik dan Kaderisasi Partai
Usulan kedua menuntut amandemen UU Nomor 2/2008 tentang Partai Politik (termasuk perubahan 2011). KPK ingin menambahkan ruang lingkup standar pendidikan politik, kaderisasi terstruktur, dan pelaporan keuangan yang transparan.
3. Pembatasan Uang Kartal
KPK mendesak DPR bersama pemerintah untuk membahas secara substantif RUU Pembatasan Uang Kartal, sebagai respons terhadap praktik vote buying yang masih marak.
| Aspek | Regulasi Saat Ini | Usulan Perubahan KPK |
|---|---|---|
| Rekrutmen Penyusun Pemilu | Ditentukan oleh KPU tanpa standar pendidikan politik | Standarisasi pendidikan politik & kaderisasi |
| Metode Kampanye | Belum ada batasan uang kartal | Pembatasan transaksi uang fisik |
| Pengelolaan Keuangan Partai | Pelaporan terbatas | Laporan keuangan terintegrasi & audit independen |
Poin Kunci yang Perlu Diperhatikan
- Pembatasan masa jabatan ketua umum partai maksimal dua periode.
- Calon presiden‑wakil presiden wajib melewati sistem kaderisasi partai.
- Pembentukan lembaga khusus untuk mengawasi tata kelola partai politik.
Implementasi rekomendasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat demokrasi, tetapi juga menciptakan proses kaderisasi dan kandidat yang lebih transparan serta akuntabel.
FAQ
Apa saja tiga rekomendasi utama KPK?
Rekomendasi meliputi revisi UU Pemilu dan Pilkada, standarisasi pendidikan politik serta kaderisasi partai, dan pembatasan uang kartal melalui RUU khusus.
Siapa yang menerima hasil kajian KPK?
Hasil kajian resmi diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani.
Mengapa pembatasan uang kartal penting?
Uang kartal menjadi pintu masuk utama praktik vote buying yang sulit diawasi, sehingga pembatasannya menjadi langkah strategis pencegahan korupsi politik.
Bagaimana perubahan regulasi dapat mempengaruhi partai politik?
Dengan standar pendidikan politik, kaderisasi terstruktur, dan laporan keuangan yang transparan, partai akan lebih akuntabel, mengurangi peluang penyalahgunaan dana, dan meningkatkan kualitas kandidat.



