HomeBeritaTerungkap! Lalu Lintas Sekitar Monas Padat saat May Day, Polisi Lakukan Rekayasa...

Terungkap! Lalu Lintas Sekitar Monas Padat saat May Day, Polisi Lakukan Rekayasa – Apa Penyebabnya?

Date:

Indo News Room – 01 Mei 2026 | May Day 2026 memicu kepadatan luar biasa di area Monumen Nasional. Lalu Lintas Sekitar Monas Padat saat May Day, Polisi Lakukan Rekayasa demi mengurai kemacetan, karena ribuan massa buruh berarak lewat Patung Kuda, depan Gedung Pertamina, dan di sekitar Kedubes AS, menyebabkan aliran kendaraan terhenti total pada jam sibuk di.

Penyebab Kemacetan di Hari May Day

Protes buruh internasional mengumpulkan massa besar di sekitar Monas. Titik-titik aksi strategis seperti Patung Kuda, depan Gedung Pertamina, dan depan Kedubes Amerika Serikat menjadi pusat pergerakan, menghambat arus kendaraan utama di Jalan Merdeka Timur dan sekitarnya.

Baca juga:

Titik Aksi Utama

  • Patung Kuda – kerumunan paling padat, memaksa kendaraan berputar balik.
  • Gedung Pertamina – penumpang turun dari bus, menambah kepadatan di jalur masuk.
  • Kedubes AS – jalan menuju Sudirman‑Thamrin ditutup, mengalihkan lalu lintas.

Langkah Rekayasa Lalu Lintas oleh Polisi

Kompol Robby Hefados, Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa tim lalin menerapkan CB‑CB (Closed‑Block) untuk mengalihkan kendaraan dari jalur utama ke alternatif. Kendaraan yang mengarah ke Sudirman‑Thamrin dilarang lewat Kedubes AS, sementara aliran di Merdeka Selatan diarahkan ke Merdeka Timur.

Strategi Pengalihan

Di Patung Kuda, arus diarahkan ke Bundaran HI atau Sudirman‑Thamrin, memungkinkan belok kiri di Kebon Sirih atau Sarinah. Pengaturan ini mengurangi waktu tunggu rata‑rata dari 45 menit menjadi sekitar 20 menit pada jam puncak.

Baca juga:

Data Kepadatan Lalu Lintas

Lokasi Status pada 01‑05‑2026 Tindakan Polisi
Patung Kuda Padat ekstrem Pengalihan ke Bundaran HI / Sudirman‑Thamrin
Depan Gedung Pertamina Padat sedang Pembatasan kendaraan masuk, prioritas bus
Depan Kedubes AS Padat tinggi CB‑CB, larangan masuk ke Sudirman‑Thamrin

Tips Menghindari Kemacetan

  1. Gunakan aplikasi navigasi real‑time dan pilih rute alternatif melalui Jalan Medan Merdeka Barat.
  2. Hindari jam 07.00‑09.00 dan 16.00‑18.00, terutama di sekitar Patung Kuda.
  3. Manfaatkan transportasi umum seperti MRT atau LRT yang tidak terpengaruh oleh blokade jalan.

Dengan kombinasi pengalihan rute, pembatasan kendaraan, dan koordinasi lintas unit, polisi berhasil memulihkan aliran lalu lintas meski massa tetap bergerak. Bagi pengendara, mengikuti panduan di atas dapat meminimalkan keterlambatan dan tetap aman di tengah dinamika protes.

Apa saja area yang masih padat setelah rekayasa?

Jalan Merdeka Timur, terutama segmen antara Tugu Tani dan Kedubes AS, tetap mengalami kepadatan karena volume pejalan kaki tinggi.

Baca juga:

Bagaimana polisi mengatur arus kendaraan dari Patung Kuda?

Arus kendaraan diarahkan ke Bundaran HI atau ke jalur Sudirman‑Thamrin, memungkinkan belok kiri di Kebon Sirih atau Sarinah untuk menghindari zona aksi.

Apakah ada solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan saat aksi massal?

Pemerintah berencana memperluas jalur khusus pejalan kaki dan mengoptimalkan penggunaan transportasi massal pada hari-hari aksi besar.

Atmananda Anacleto Tymothy
Atmananda Anacleto Tymothy
Aku masih ingat saat pertama kali Atmananda mengendarai motor tua melintasi pasar tradisional Surabaya, mencatat cerita-cerita yang kini jadi artikel‑artikelnya; sejak 2022, ia menapaki jejak jurnalistik sambil terus mengejar riff gitar indie yang selalu mengalun di sela‑sela perjalanan. Dari Yogyakarta, ia menjelajah nusantara, menukar kopi dengan para nelayan, mengabadikan suara laut dan deru mesin, hingga menulis laporan yang terasa seperti obrolan santai di kafe pinggir jalan. Hobi otomotifnya tak pernah jauh, begitu pula selera musiknya yang selalu menemukan nada baru di setiap sudut pulau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related