HomeBeritaTerungkap! Kemensos-Pemkot Makassar Pantau Panti Asuhan, Gerakan Masyarakat Bantu Cegah Kriminalisasi Anak

Terungkap! Kemensos-Pemkot Makassar Pantau Panti Asuhan, Gerakan Masyarakat Bantu Cegah Kriminalisasi Anak

Date:

Indo News Room – 04 Mei 2026 | Kemensos-Pemkot Makassar Pantau Panti Asuhan kini memicu kegembiraan warga, karena pemerintah kota dan kementerian sosial bersatu mengawasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dengan melibatkan tokoh lokal dan RT/RW. Upaya ini menjawab kekhawatiran tentang keamanan anak di panti asuhan.

Latar Belakang Pengawasan LKS di Makassar

Sejauh ini tercatat ada 125 LKS di wilayah Makassar. Dari jumlah tersebut, 76 sudah memperoleh akreditasi resmi, sementara 49 belum terakreditasi. Pemerintah kota berencana melakukan pengecekan lapangan untuk menutup celah pengawasan.

Baca juga:
Total LKS Terakreditasi Belum Terakreditasi
125 76 49

Data Pengawasan Tahun 2026

Data ini menunjukkan tren peningkatan akreditasi, namun masih ada ruang untuk perbaikan terutama pada LKS yang belum terdaftar resmi.

Strategi Gerakan Peduli Panti Sosial Bermutu

Gus Ipul menjelaskan rencana aksi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Berikut langkah‑langkah kunci:

  1. Identifikasi semua LKS dan verifikasi status akreditasi.
  2. Undang tokoh masyarakat, RT/RW, serta relawan untuk menjadi pengawas lapangan.
  3. Fasilitasi pelatihan standar pelayanan sosial bagi pengelola LKS.
  4. Publikasikan hasil audit secara transparan untuk meningkatkan akuntabilitas.

Peran Masyarakat dan Tokoh Lokal

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya partisipasi warga agar panti tidak menjadi tempat kejahatan terhadap anak. Dengan kehadiran warga sekitar, setiap keluhan atau indikasi penyalahgunaan dapat segera dilaporkan kepada Dinas Sosial.

Baca juga:

Implikasi Bagi Anak‑Anak dan Penegakan Hukum

Pengawasan ketat diharapkan menurunkan risiko kriminalisasi anak di LKS. Anak yang sudah menyelesaikan program dapat diarahkan ke Sekolah Rakyat Makassar, memastikan transisi pendidikan yang mulus.

Apa tujuan utama pemantauan Kemensos‑Pemkot Makassar?

Tujuannya adalah memastikan semua panti asuhan beroperasi dengan standar kualitas, melibatkan masyarakat dalam pengawasan, dan mempercepat akreditasi LKS.

Bagaimana cara masyarakat dapat ikut serta?

Masyarakat dapat menjadi pengawas sukarela, melaporkan temuan melalui kantor Dinas Sosial, dan berpartisipasi dalam pertemuan rutin yang digelar oleh pemerintah daerah.

Baca juga:

Berapa banyak LKS yang sudah terakreditasi di Makassar?

Sejumlah 76 LKS dari total 125 telah mendapatkan akreditasi resmi pada tahun 2026.

Apa langkah selanjutnya setelah akreditasi?

Setelah akreditasi, LKS akan mendapatkan akses pendanaan tambahan, pelatihan staf, dan pemantauan berkala untuk menjaga kualitas layanan.

Dengan kolaborasi antara Kemensos, Pemerintah Kota Makassar, tokoh masyarakat, dan warga, diharapkan panti asuhan dapat menjadi tempat yang aman, bermartabat, dan mendukung pertumbuhan anak-anak yang terpinggirkan.

Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related