Indo News Room – 02 Juni 2026 | Pernyataan terbaru Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa duit jutaan rupiah dari calon jamaah umrah digunakan oleh pemilik Hanania Group untuk membayar influencer demi kepentingan pemasaran. Hal ini menimbulkan kecurigaan masyarakat bahwa ada penipuan yang terjadi di balik proses pemasaran.
Bagaimana Penipuan Ini Terjadi?
Skenario yang Terjadi
- Pemilik Hanania Group mengumpulkan duit dari calon jamaah umrah.
- Mereka lalu menggunakan duit tersebut untuk membayar influencer.
- Influencer tersebut lalu mempromosikan produk atau layanan Hanania Group.
| Tahun | Jumlah Duit yang Digunakan |
|---|---|
| 2022 | Rp 1.000.000.000 |
| 2023 | Rp 2.000.000.000 |
Apakah Ini Penipuan?
Hal ini dapat dianggap sebagai penipuan karena Hanania Group menggunakan duit dari calon jamaah umrah untuk membayar influencer. Mereka lalu menggunakan influencer tersebut untuk mempromosikan produk atau layanan mereka. Hal ini dapat menyebabkan kecurigaan masyarakat bahwa ada penipuan yang terjadi di balik proses pemasaran.
Dengan demikian, perlu diingat bahwa penipuan dapat terjadi di mana saja. Oleh karena itu, perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah penipuan ini benar-benar terjadi.



