Indo News Room – 05 Juni 2026 | Alasan ilmuwan sengaja ubah data tinggi Gunung Everest adalah untuk menambahkan 2 kaki pada tinggi gunung tersebut agar tidak terlihat seperti perkiraan kasar. Ini dilakukan pada abad ke-19 oleh ilmuwan yang ingin memberikan perkiraan yang lebih akurat tentang tinggi gunung tertinggi di dunia.
Sejarah Perubahan Data Tinggi Gunung Everest
Gunung Everest, yang terletak di antara perbatasan Nepal dan Tibet, Cina, telah lama menjadi subjek minat ilmuwan dan petualang. Pada abad ke-19, ilmuwan Inggris, Andrew Waugh, melakukan pengukuran tinggi gunung tersebut dan menemukan bahwa tingginya sekitar 29.029 kaki.
Penjelasan Ilmuwan tentang Perubahan Data
Waugh dan timnya menggunakan metode triangulasi untuk mengukur tinggi gunung, yang melibatkan pengukuran sudut dan jarak antara titik-titik referensi. Mereka kemudian menggunakan data ini untuk menghitung tinggi gunung.
| Tahun | Tinggi Gunung Everest (kaki) |
|---|---|
| 1856 | 29.029 |
| 1955 | 29.031 |
Perubahan data tinggi gunung Everest ini menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan ilmuwan dan petualang. Banyak yang bertanya-tanya mengapa ilmuwan melakukan perubahan data ini.
- Alasan utama perubahan data adalah untuk memberikan perkiraan yang lebih akurat tentang tinggi gunung.
- Ilmuwan juga ingin menunjukkan bahwa pengukuran tinggi gunung dapat dilakukan dengan metode yang lebih canggih.



