Indo News Room – 16 Juli 2026 | Menjawab tantangan korupsi di daerah, Mendagri Tito Karnavian mengungkap strategi cegah korupsi yang efektif melalui sikap integritas. Ia menekankan pentingnya penguatan sistem tata kelola pemerintahan dan integritas kepala daerah sebagai kunci untuk mencegah praktik korupsi.
Strategi Cegah Korupsi Mendagri Tito
Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa upaya pencegahan tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah tidak hanya dapat dilakukan dengan mengandalkan fungsi pengawasan. Ia menekankan pentingnya penguatan sistem tata kelola pemerintahan dan integritas kepala daerah untuk mencegah praktik korupsi.
Penguatan Sistem Tata Kelola Pemerintahan
- Membangun instrumen pengawasan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD)
- Penyusunan pedoman Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
- Sistem pengawasan keuangan daerah
Sikap Integritas Kepala Daerah
- Pembinaan kepala daerah melalui retret untuk menguatkan nasionalisme dan integritas
- Pembekalan-pembekalan awal termasuk KPK dan BPKP
Tingginya Biaya Politik dalam Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah
Mendagri Tito Karnavian menyoroti tingginya biaya politik dalam kontestasi pemilihan kepala daerah yang kerap menjadi isu krusial. Ia menekankan perlu adanya terobosan untuk mengatasi kondisi tersebut, salah satunya usulan penambahan biaya operasional kepala daerah dari persentase peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
| Biaya Politik | Potensi Korupsi |
|---|---|
| Tinggi | Meningkat |
Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa posisi kepala daerah berbeda dengan pejabat dalam sistem komando karena mereka dipilih langsung oleh rakyat. Oleh sebab itu, pembinaan lebih mengedepankan penguatan sistem.
Kesimpulan
Strategi cegah korupsi di daerah yang diungkap oleh Mendagri Tito Karnavian adalah penguatan sistem tata kelola pemerintahan dan integritas kepala daerah. Ia menekankan pentingnya sikap integritas kepala daerah untuk mencegah praktik korupsi.



