Indo News Room – 16 Mei 2026 | Hyundai Soal Insentif Mobil Listrik Berbasis Baterai: Inisiatif yang Baik untuk meningkatkan penjualan mobil listrik di Indonesia. Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, menyambut baik rencana pemerintah untuk memberikan insentif baru untuk mobil listrik berbasis baterai.
Insentif Mobil Listrik Berbasis Baterai
Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa Hyundai berkomitmen untuk menggunakan material nikel untuk baterai mobil listrik. Namun, ia juga menyatakan bahwa tidak hanya Hyundai yang menggunakan baterai nikel, karena ada sekitar 4-6 merek lain yang juga menggunakan baterai nikel.
Skema Insentif Mobil Listrik
| Jenis Baterai | Insentif |
|---|---|
| Baterai Nikel | 100% |
| Baterai Non-Nikel | 40% |
Fransiscus Soerjopranoto berharap bahwa skema insentif mobil listrik dapat menjaga momentum penjualan mobil listrik di Indonesia dan meningkatkan total penjualan kendaraan kembali ke satu juta unit per tahun.
Kesimpulan
Hyundai Soal Insentif Mobil Listrik Berbasis Baterai: Inisiatif yang Baik untuk meningkatkan penjualan mobil listrik di Indonesia. Dengan skema insentif yang dibedakan berdasarkan jenis baterai, diharapkan dapat meningkatkan penjualan mobil listrik dan meningkatkan total penjualan kendaraan di Indonesia.
FAQ
Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Hyundai Soal Insentif Mobil Listrik Berbasis Baterai:
- Apa itu insentif mobil listrik berbasis baterai?
- Berapa besar insentif mobil listrik berbasis baterai?
- Apa saja jenis baterai yang digunakan untuk mobil listrik?



