Indo News Room – 12 Mei 2026 | Menghadapi krisis global, harga bensin di Amerika Serikat (AS) terancam melambung ke tingkat yang paling tinggi dalam sejarah. Analis JPMorgan telah memperingatkan bahwa harga bensin AS bisa mencapai US$5 per galon, yang setara dengan sekitar Rp87.000 per segalon. Kenapa demikian?
Perkiraan Harga BBM AS
Peningkatan harga bensin AS disebabkan oleh gangguan pasokan bahan bakar dari konflik Timur Tengah dan krisis Iran. Krisis ini telah memicu ketidakstabilan pasokan minyak dunia dan menyebabkan harga bensin meningkat.
Bagaimana Krisis Iran Memengaruhi Pasokan Minyak
Krisis Iran telah memicu ketidakstabilan pasokan minyak dunia karena Iran adalah salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia. Gangguan pasokan ini telah menyebabkan harga bensin meningkat dan terancam melambung ke tingkat yang paling tinggi dalam sejarah.
| Harga Bensin AS | Tahun |
|---|---|
| US$5 per galon | 2023 |
Implikasi Krisis Harga BBM AS
Krisis harga BBM AS memiliki implikasi yang signifikan bagi ekonomi global. Meningkatnya harga bensin AS dapat memicu inflasi di AS dan negara-negara lain, yang dapat berdampak pada ekonomi dunia.
- Peningkatan harga bensin AS dapat memicu inflasi di AS dan negara-negara lain.
- Meningkatnya harga bensin AS dapat berdampak pada ekonomi dunia.
Kesimpulan
Krisis harga BBM AS memiliki implikasi yang signifikan bagi ekonomi global. Meningkatnya harga bensin AS dapat memicu inflasi dan berdampak pada ekonomi dunia.



