HomePolitikHasto Pimpin Upacara: Mengapa Pancasila Harus Dijadikan Prioritas

Hasto Pimpin Upacara: Mengapa Pancasila Harus Dijadikan Prioritas

Date:

Indo News Room – 01 Juni 2026 | Sekretaris Jenderal Partai PDIP, Hasto Kristiyanto, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di DPP PDIP. Acara ini diwarnai dengan pidato Hasto yang menekankan pentingnya mengingat kembali sejarah pemikiran lahirnya Pancasila.

Mengapa Pancasila Harus Dijadikan Prioritas?

Pancasila bukan hanya falsafah pandangan hidup dasar dan tujuan bernegara, tetapi juga mengandung tekad untuk membebaskan rakyat Indonesia dari berbagai belenggu penjajahan dan penindasan.

Baca juga:

3 Pertanyaan untuk Memahami Pancasila Lebih Baik

  • Apakah falsafah dan nilai-nilai Pancasila telah benar-benar dipahami sebagai landasan kebijakan politik terpenting dari negara?
  • Apakah demokrasi politik dan ekonomi benar-benar hadir sebagai jalan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana dicita-citakan oleh Bung Karno di dalam pidato 1 Juni 1945?
  • Apakah Indonesia kini dipimpin oleh ide dan gagasan kolektif yang telah membentuk lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, atau dipimpin oleh gagasan orang per orang sehingga meminggirkan kehendak kolektif rakyat?

Peran Hasto dalam Mengingatkan Sejarah Pemikiran Lahirnya Pancasila

Hasto Kristiyanto, sebagai Sekretaris Jenderal Partai PDIP, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila. Dalam pidatonya, dia menyerukan agar para kader PDIP tidak takut bersuara dalam mengkritik kondisi demokrasi dan hukum di Indonesia.

Baca juga:

Tabel Komparasi: Falsafah Pancasila dan Kebijakan Politik

Falsafah Pancasila Kebijakan Politik
Mengandung tekad untuk membebaskan rakyat Indonesia dari berbagai belenggu penjajahan dan penindasan Demokrasi politik dan ekonomi
Bukan hanya falsafah pandangan hidup dasar dan tujuan bernegara Landasan kebijakan politik terpenting dari negara
Baca juga:
Mallin Mallin Mallin
Mallin Mallin Mallin
Menyusuri jejak bintang di langit Jakarta, Mallin Mallin Mallin menganyam puisi teknis dari rangkaian kabel hingga kalimat, menyalakan rasa ingin tahu lewat buku-buku sejarah yang menuturkan zaman. Dengan latar belakang teknik, ia menorehkan debut menulis pada 2022, mengukir kata‑kata yang menyeberangi ruang dan waktu, seakan menelusuri galaksi masa lalu. Setiap karya baginya adalah konstelasi pengetahuan, memanggil pembaca untuk menatap horizon baru dengan mata yang terjaga oleh cahaya ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

TNI Pembunuh Kacab Bank Divonis Hingga 13 Tahun Penjara

Indo News Room – 04 Juni 2026 | Pengadilan...

Purbaya Cairkan Rp13,9 Triliun untuk Gaji ke-13 ASN Pusat

Indo News Room – 03 Juni 2026 | Purbaya...