Indo News Room – 15 Mei 2026 | China baru-baru ini memperpanjang izin impor daging sapi AS, sebuah langkah yang diambil setelah pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Beijing. Keputusan ini membuka kembali jalur perdagangan daging sapi antara kedua negara.
Perdagangan Daging Sapi AS-China
Pertemuan Trump-Xi Jinping diharapkan dapat menstabilkan hubungan dagang dan geopolitik antara China dan AS. Sebelumnya, China membiarkan izin impor ratusan fasilitas pengolahan daging AS kedaluwarsa, menyebabkan perdagangan daging sapi AS ke China anjlok tajam.
Dampak Perdagangan Daging Sapi
| Tahun | Pengiriman Daging Sapi ke China |
|---|---|
| 2024 | 100.000 ton |
| 2025 | 33.000 ton |
Industri daging domestik China tengah menghadapi kelebihan pasokan dan lemahnya konsumsi. Kondisi ini mendorong pemerintah China menerapkan kuota impor daging sapi guna melindungi produsen lokal.
Peluang Bagi Eksportir AS
Dengan diperbaruinya izin impor untuk fasilitas pengolahan daging sapi AS, peluang produk AS untuk memperbesar pangsa pasar di China dinilai semakin terbuka. China juga menjadi pasar penting bagi produk jeroan asal AS yang memiliki permintaan rendah di pasar domestik Amerika.
- Produk jeroan AS memiliki permintaan tinggi di China
- Pasar daging sapi China merupakan salah satu yang terbesar di dunia
- Perpanjangan izin impor membuka peluang bagi eksportir AS
Perdagangan daging sapi antara China dan AS diharapkan dapat kembali meningkat setelah perpanjangan izin impor ini. Hal ini akan membantu meningkatkan ekspor daging sapi AS dan memperkuat hubungan dagang antara kedua negara.



