Indo News Room – 09 Mei 2026 | Gusti adalah ayah kandung Maleh yang menjadi sopir cadangan bus ALS nahas tersebut. Cerita ini akan membuat Anda menangis.
Maleh adalah seorang anak yang masih berusia 11 tahun. Dia adalah salah satu korban kecelakaan bus ALS yang terjadi pada tahun 2022. Ayahnya, Gusti, masih ingat momen terakhir mereka bersama.
Peristiwa Kecelakaan Bus ALS
Bus ALS yang dipandu oleh sopir cadangan, Gusti, mengalami kecelakaan parah pada hari itu. Maleh dan beberapa penumpang lainnya terluka parah. Ayahnya berusaha untuk menyelamatkan mereka, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan.
Ayah Korban Kecelakaan ALS Kenang Momen Terakhir Bersama Anak
Gusti masih ingat momen terakhir mereka bersama. Maleh sedang berada di samping ayahnya, menatap ke arah luar dari jendela bus. Ayahnya masih ingat suara Maleh yang berkata, ‘Ayah, aku takut!’
Gusti berusaha untuk memberikan motivasi kepada Maleh, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan. Mereka hanya bisa melihat kecelakaan parah itu terjadi.
| Nama | Umur | Kondisi |
|---|---|---|
| Maleh | 11 tahun | Parah |
| Sopir Cadangan | 35 tahun | Tewas |
Perasaan Ayah Korban Kecelakaan ALS
Gusti masih merasa sangat sedih karena kehilangan anaknya. Dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa Maleh tidak ada lagi.
Perasaan sedih itu membuatnya ingin pergi ke tempat kejadian untuk melihat-lihat. Dia ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anaknya.
- Ayahnya masih ingat suara Maleh yang berkata, ‘Ayah, aku takut!’
- Ayahnya masih ingat suara Maleh yang menangis.
- Ayahnya masih ingat kecelakaan parah itu terjadi.
Gusti masih ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anaknya. Dia ingin tahu apakah anaknya masih hidup atau tidak. Dia ingin tahu apakah anaknya pernah merasa takut.
Ayahnya masih ingin melihat-lihat tempat kejadian untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Kesimpulan
Cerita ini akan membuat Anda menangis. Ayahnya masih ingat momen terakhir mereka bersama dan masih ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anaknya.



