HomeBeritaAbu Janda Dilaporkan IKM Semarang ke Polisi Buntut Ucapan 'Warga Sumbar Barbar'

Abu Janda Dilaporkan IKM Semarang ke Polisi Buntut Ucapan ‘Warga Sumbar Barbar’

Date:

Indo News Room – 31 Mei 2026 | Abu Janda, seorang aktivis yang dikenal karena komentar-komentarnya yang kontroversial, kembali menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke Polrestabes Semarang oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Semarang.

Laporan tersebut terkait pernyataan Abu Janda yang menyebut istilah ‘barbar’ untuk masyarakat Sumatera Barat.

Baca juga:

Tanggapan Abu Janda

Abu Janda menyatakan bahwa pernyataannya sudah berdasarkan fakta dan data. Dia menyebut bahwa pelaporan terhadap dirinya merupakan upaya membungkam kasus-kasus intoleransi.

Abu Janda menyebut beberapa contoh kasus intoleransi yang terjadi di Sumatera Barat, seperti pemusnahan tempat ibadah minoritas dan ancaman terhadap umat Kristiani.

Langkah Hukum DPD IKM Semarang

DPD IKM Semarang melaporkan Abu Janda ke Polrestabes Semarang karena dianggap telah menyerang masyarakat Sumatera Barat dengan pernyataannya.

Baca juga:

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kondusivitas dan memberikan perlindungan kepada warga Minangkabau dari potensi tindakan main hakim sendiri maupun anarkisme.

Tindakan DPP IKM

Sekretaris Jenderal DPP IKM, Braditi Moulevey, mengapresiasi pelaporan tersebut dan menilainya sebagai bentuk kedewasaan organisasi dalam meredam potensi konflik sosial di negara hukum.

DPP IKM juga mengimbau keluarga besar Minangkabau untuk terus menjaga tali persaudaraan, menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan mengedepankan sikap bijaksana dalam merespons berbagai informasi di ruang digital.

Baca juga:

Kesimpulan

Abu Janda dilaporkan ke Polrestabes Semarang oleh DPD IKM Semarang karena dianggap telah menyerang masyarakat Sumatera Barat dengan pernyataannya. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kondusivitas dan memberikan perlindungan kepada warga Minangkabau.

Aissa Gandhari Taura
Aissa Gandhari Taura
Di tengah hiruk‑pikuk Medan, Aissa Gandhari Taura menyalakan lentera kata, menapaki jejak sastra yang berkelana ke ruang berita. Ia menenun kritik tajam bak pukulan tinju, sambil menatap galaksi dalam tiap film sci‑fi yang ia saksikan. Setiap tulisan melukis harapan, mengajak pembaca menari di antara realitas dan impian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related