Indo News Room – 15 Mei 2026 | Gedung Putih Ungkap Pembahasan Trump dan Xi Jinping soal Hormuz, membuka tabir tentang pembicaraan hangat antara dua pemimpin dunia. Trump menyebut Xi Jinping menegaskan bahwa Cina ingin Selat Hormuz tetap terbuka karena Beijing membeli minyak dalam jumlah besar dari kawasan tersebut.
Pembahasan Hormuz: Latar Belakang
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia, menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Konflik di wilayah ini dapat berdampak signifikan pada pasokan minyak global.
Dampak Pembahasan Trump dan Xi Jinping
Pembahasan antara Trump dan Xi Jinping tentang Hormuz menunjukkan betapa pentingnya kawasan ini bagi keamanan energi global. Cina, sebagai salah satu importir minyak terbesar, memiliki kepentingan langsung dalam menjaga stabilitas di Selat Hormuz.
| Negara | Volume Minyak yang Dibeli dari Kawasan Hormuz |
|---|---|
| Cina | Lebih dari 1 juta barel per hari |
| Amerika Serikat | Sekitar 500.000 barel per hari |
Berikut beberapa poin kunci tentang pembahasan Hormuz:
- Cina membeli minyak dalam jumlah besar dari kawasan Hormuz.
- Amerika Serikat juga memiliki kepentingan strategis di wilayah tersebut.
- Stabilitas di Selat Hormuz sangat penting bagi keamanan energi global.
Dengan demikian, pembahasan antara Trump dan Xi Jinping tentang Hormuz menunjukkan komitmen kedua negara untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan yang sangat strategis ini.



