Indo News Room – 20 Juni 2026 | Ekosistem pesisir Desa Kao, Kecamatan Kao, Halmahera Utara, telah mengalami perubahan signifikan setelah 3 tahun program mangrove NHM diimplementasikan. Dengan tingkat keberhasilan 90%, program ini telah berhasil pulihkan pesisir yang sebelumnya rentan terhadap abrasi dan kenaikan air laut.
Program Mangrove NHM di Kao
Program mangrove NHM di Kao dilaksanakan oleh PT NHM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara, DLH Kabupaten Halmahera Utara, Pemerintah Desa Kao, serta Komunitas Green Kaidati. Kegiatan penanaman mangrove yang mencakup area ±0,8 hektare dengan total 600 bibit mangrove telah dilakukan di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE).
Tingkat Keberhasilan 90%
Mangrove yang ditanam telah tumbuh dengan tingkat keberhasilan mencapai sekitar 90% dan menghijaukan wilayah Sungai Naul. Kawasan yang sebelumnya mengalami degradasi kini telah bertransformasi menjadi ekosistem yang produktif serta menjadi habitat bagi berbagai jenis margasatwa.
Kawasan Ekosistem Esensial (KEE)
KEE memiliki peran strategis dalam upaya restorasi lingkungan pesisir, khususnya dalam mencegah abrasi pantai serta memulihkan fungsi ekologis sebagai habitat biota perairan.
Berbagai Manfaat
Selain fungsi ekologis, kawasan mangrove ini juga memiliki nilai penting dalam penyerapan emisi karbon serta berpotensi dikembangkan sebagai kawasan ekowisata. Melalui keterlibatan aktif masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Komunitas Green Kaidati
Komunitas Green Kaidati telah terlibat aktif dalam pengelolaan kawasan mangrove ini. Mereka telah membantu dalam penanaman bibit mangrove dan pengelolaan kawasan ini secara berkelanjutan.
| Kolaborasi | Hasil |
|---|---|
| PT NHM, Pemerintah Desa Kao, dan Komunitas Green Kaidati | Pulihkan pesisir dengan tingkat keberhasilan 90% |
Program mangrove NHM di Desa Kao telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pulihkan ekosistem pesisir. Dengan tingkat keberhasilan 90%, program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya restorasi lingkungan pesisir.



