Indo News Room – 27 April 2026 | Gen Z kini menjadi sorotan utama pasar keuangan Indonesia. Airlangga: Pasar Modal Untuk Masa Depan, Untuk Gen Z! menegaskan komitmen pemerintah untuk mengubah cara generasi muda berinvestasi, menjanjikan akses digital yang lebih mudah dan edukasi yang relevan.
Visi Pemerintah dalam Menguatkan Pasar Modal bagi Gen Z
Pemerintah menargetkan peningkatan literasi keuangan dan partisipasi investasi di kalangan generasi Z melalui kebijakan yang mempermudah akses pasar modal, mengintegrasikan teknologi fintech, serta memperkuat regulasi yang melindungi investor muda.
Target Keuangan Nasional
- Meningkatkan rasio partisipasi investasi Gen Z menjadi 30% pada 2028.
- Menurunkan hambatan entry cost bagi investor ritel.
- Menumbuhkan ekosistem edukasi investasi digital.
Strategi Airlangga untuk Menarik Generasi Z
Airlangga mengusulkan serangkaian inisiatif yang memadukan edukasi interaktif, gamifikasi, dan platform investasi berbasis mobile untuk menjawab kebiasaan digital Gen Z.
Platform Edukasi Interaktif
- Video micro‑learning tentang dasar pasar modal.
- Simulasi trading dengan reward poin.
- Komunitas daring untuk diskusi strategi investasi.
Dampak Potensial pada Ekonomi Indonesia
Jika strategi ini berhasil, kontribusi investasi ritel Gen Z dapat memperluas basis modal domestik dan meningkatkan stabilitas keuangan jangka panjang.
| Kelompok Usia | Tingkat Partisipasi Investasi (%) | Rata-rata Investasi (Juta Rupiah) |
|---|---|---|
| Gen Z (18‑24) | 22 | 15 |
| Milenial (25‑39) | 35 | 45 |
| Baby Boomer (40+) | 40 | 80 |
Dengan data tersebut, jelas bahwa peningkatan partisipasi Gen Z dapat menambah volume investasi ritel secara signifikan, mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama Airlangga dalam mengembangkan pasar modal untuk Gen Z?
Tujuannya adalah memperluas basis investor muda, meningkatkan literasi keuangan, dan menciptakan ekosistem investasi yang inklusif serta mudah diakses.
Bagaimana cara Gen Z dapat mulai berinvestasi di pasar modal?
Mulailah dengan membuka rekening sekuritas digital, pelajari dasar‑dasar investasi melalui platform edukasi, dan gunakan simulasi trading untuk mengasah strategi sebelum menanamkan modal nyata.
Apakah ada risiko khusus bagi investor Gen Z?
Risiko utama meliputi volatilitas pasar, kurangnya pengalaman, dan kecenderungan overtrading. Edukasi yang tepat dan diversifikasi portofolio dapat mengurangi risiko tersebut.
Bagaimana pemerintah mendukung keamanan investasi Gen Z?
Pemerintah memperkuat regulasi, mengawasi fintech, serta menyediakan perlindungan konsumen melalui OJK untuk memastikan transaksi yang transparan dan aman.



