HomeBeritaPenolakan Final LCC MPR di Kalbar Batal Digelar Ulang: Apa Yang Terjadi?

Penolakan Final LCC MPR di Kalbar Batal Digelar Ulang: Apa Yang Terjadi?

Date:

Indo News Room – 18 Mei 2026 | Penolakan final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas telah menyebabkan MPR membatalkan gelaran ulang. Gelaran LCC Empat Pilar yang diadakan pada 9 Mei 2026 di Kalimantan Barat telah menimbulkan polemik penilaian. Regu SMAN 1 Pontianak menerima nilai minus 5 karena jawabannya dianggap salah, sedangkan regu SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang sama dan mendapatkan nilai 10 karena dianggap benar.

Penolakan Final LCC MPR di Kalbar

Penolakan final LCC MPR di Kalbar disampaikan oleh kedua sekolah tersebut setelah menerima sikap dari MPR. Ketua Badan Sosialisasi MPR, Abraham Liyanto, mengatakan bahwa pihaknya menerima langsung perwakilan kedua sekolah dalam dua hari berbeda.

Baca juga:

Pernyataan SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas

SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas menyampaikan pernyataan yang sama, yaitu tidak perlu melakukan gelaran ulang. Mereka juga menyatakan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam pelaksanaan LCC yang diulang.

Baca juga:

Keputusan MPR

MPR memutuskan untuk mengikuti keinginan kedua sekolah tersebut dan membatalkan gelaran ulang. Hal ini disampaikan oleh Abraham Liyanto dalam rapat pimpinan MPR.

Baca juga:

Tabel Komparasi Nilai Regu SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas

Regu Jawaban Nilai
SMAN 1 Pontianak Salah Minus 5
SMAN 1 Sambas Benar 10

Kesimpulan

Penolakan final LCC MPR di Kalbar telah menyebabkan gelaran ulang dibatalkan. Kedua sekolah tersebut menyampaikan pernyataan yang sama, yaitu tidak perlu melakukan gelaran ulang. MPR memutuskan untuk mengikuti keinginan kedua sekolah tersebut dan membatalkan gelaran ulang.

Mallin Mallin Mallin
Mallin Mallin Mallin
Menyusuri jejak bintang di langit Jakarta, Mallin Mallin Mallin menganyam puisi teknis dari rangkaian kabel hingga kalimat, menyalakan rasa ingin tahu lewat buku-buku sejarah yang menuturkan zaman. Dengan latar belakang teknik, ia menorehkan debut menulis pada 2022, mengukir kata‑kata yang menyeberangi ruang dan waktu, seakan menelusuri galaksi masa lalu. Setiap karya baginya adalah konstelasi pengetahuan, memanggil pembaca untuk menatap horizon baru dengan mata yang terjaga oleh cahaya ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Mengenal Deepfake AI dan Cara Mahasiswi Untan Menghadapinya

Indo News Room – 18 Mei 2026 | Mengenal...

RMA Indonesia Tegaskan Keberanian Perakitan Lokal Ford di Indonesia

Indo News Room – 18 Mei 2026 | Rencana...

MUI: Bebaskan Wartawan Republika, Membela Kemanusiaan di Gaza

Indo News Room – 18 Mei 2026 | Isu...