HomePolitikPembunuhan Wanita Tergantung di Serang: Kasus 'Laki-laki Mokondo' yang Mengejutkan

Pembunuhan Wanita Tergantung di Serang: Kasus ‘Laki-laki Mokondo’ yang Mengejutkan

Date:

Indo News Room – 26 Mei 2026 | Pembunuhan Wanita Tergantung di Serang: Pelaku Kesal Disebut ‘Laki-laki Mokondo‘ menjadi kasus yang mengejutkan di Kota Serang, Banten. Kasus ini terjadi ketika seorang wanita berinisial BB (41) ditemukan tewas tergantung di pohon di kebun warga Kampung Pakel Mesjid, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Table of Content

Table of Contents

Kasus Pembunuhan

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Serang Kota Iptu Angga Kusuma Wardana mengatakan bahwa pelaku membunuh korban karena tersinggung dengan ucapan korban. Motifnya sakit hati atas omongan korban yang mengatakan, ‘Ah anjing, dasar kamu laki-laki mokondo’. Pelaku kemudian tersulut emosinya.

Baca juga:

Penyebab Pembunuhan

Penyebab pembunuhan ini adalah karena pelaku meminjam uang milik orang lain sebesar Rp600 ribu dengan jaminan handphone korban. Karena pelaku tidak punya uang, korban mengeluarkan kata-kata yang membuat pelaku sakit hati hingga melakukan pembunuhan ini.

No Penyebab Keterangan
1 Pelaku meminjam uang Rp600 ribu dengan jaminan handphone korban
2 Korban mengeluarkan kata-kata Membuat pelaku sakit hati

Pelaku kemudian memiting leher korban hingga pingsan. Setelah itu, pelaku mengikat leher korban dan menggantungnya di sebuah pohon agar terlihat seperti bunuh diri.

Baca juga:

Kesimpulan

Kasus pembunuhan wanita tergantung di Serang ini menjadi contoh kasus yang mengejutkan dan menunjukkan bahwa kata-kata yang tidak bijak dapat menyebabkan dampak yang sangat serius.

FAQ

  • Apa motif pembunuhan wanita tergantung di Serang? Motifnya sakit hati atas omongan korban yang mengatakan, ‘Ah anjing, dasar kamu laki-laki mokondo’.
  • Siapa pelaku pembunuhan? Pelaku adalah pacar korban yang berinisial AS (47).
  • Apa penyebab pembunuhan? Penyebab pembunuhan ini adalah karena pelaku meminjam uang milik orang lain sebesar Rp600 ribu dengan jaminan handphone korban.
Baca juga:
Mallin Mallin Mallin
Mallin Mallin Mallin
Menyusuri jejak bintang di langit Jakarta, Mallin Mallin Mallin menganyam puisi teknis dari rangkaian kabel hingga kalimat, menyalakan rasa ingin tahu lewat buku-buku sejarah yang menuturkan zaman. Dengan latar belakang teknik, ia menorehkan debut menulis pada 2022, mengukir kata‑kata yang menyeberangi ruang dan waktu, seakan menelusuri galaksi masa lalu. Setiap karya baginya adalah konstelasi pengetahuan, memanggil pembaca untuk menatap horizon baru dengan mata yang terjaga oleh cahaya ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related