Indo News Room – 09 Juli 2026 | Pesepak bola asal Kamerun, Georges Decauch Jorel Manga Messe, ditangkap petugas Imigrasi Parepare saat bermain bola tarkam di Kabupaten Sidrap. Ini terjadi karena ia melanggar izin tinggal dan visa yang tidak sesuai peruntukan.
Siapa Georges Decauch Jorel Manga Messe?
Georges Decauch Jorel Manga Messe adalah seorang pesepak bola asal Kamerun yang datang ke Indonesia untuk mencoba mengikuti seleksi trial di klub profesional. Ia mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dan kemudian bergerak ke Sulawesi untuk bermain di kompetisi sepak bola tarkam.
Mengapa Georges Ditangkap?
Georges ditangkap karena melanggar izin tinggal dan visa yang tidak sesuai peruntukan. Ia memiliki izin tinggal yang berakhir pada Februari 2026, tetapi ia tetap berada di Indonesia lebih dari 60 hari. Selain itu, visa miliknya juga tidak sesuai peruntukan karena ia tidak bermain sepak bola profesional seperti yang dinyatakan dalam visa.
Bagaimana Proses Deportasi Georges?
Georges masih ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar untuk menunggu deportasi. Proses deportasinya terhambat karena tidak ada tiket untuk biaya pulang kembali ke Kamerun.
FAQ:
Apakah Georges Decauch Jorel Manga Messe masih ditahan di Indonesia?
Ya, Georges masih ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar untuk menunggu deportasi.
Bagaimana Georges melanggar izin tinggal dan visa?
Georges melanggar izin tinggal karena tidak berada di Indonesia dalam waktu yang sesuai dan memiliki visa yang tidak sesuai peruntukan.
Apakah Georges akan diusir dari Indonesia?
Ya, Georges akan diusir dari Indonesia karena melanggar izin tinggal dan visa.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | Georges Decauch Jorel Manga Messe |
| Asal Negara | Kamerun |
| Alasan Ditangkap | Melanggar izin tinggal dan visa |
- Georges Decauch Jorel Manga Messe adalah seorang pesepak bola asal Kamerun.
- Ia ditangkap petugas Imigrasi Parepare karena melanggar izin tinggal dan visa.
- Georges masih ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar untuk menunggu deportasi.



