HomeBeritaMengapa Insiden Mobil BMW Tabrak Ojol di Jakbar Bisa Menimbulkan Amukan Massa?

Mengapa Insiden Mobil BMW Tabrak Ojol di Jakbar Bisa Menimbulkan Amukan Massa?

Date:

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Insiden mobil BMW tabrak ojol di Jakbar yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2026 telah menimbulkan amukan massa di lokasi kejadian. Berikut adalah penjelasan tentang insiden ini.

Peristiwa yang Terjadi

Mobil listrik BMW i5 dengan pelat nomor B 77 NRI berwarna hitam dikemudikan oleh Albert Satryo Wibowo (20) melaju di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, sekitar pukul 08.15 WIB. Ia menabrak sepeda motor Honda Supra B 6242 VDR yang dikendarai oleh Sutiyo (53) di depan Universitas Mercu Buana. Kondisi mobil BMW yang tabrak pengemudi motor di Kembangan, Jakbar, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Baca juga:

Penyebab Pasti Kecelakaan Masih dalam Proses Penyelidikan

Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah orang terlihat melempar batu ke arah mobil tersebut. Bodi mobil juga tampak rusak setelah dilempari dan dipukul massa. Tak beberapa lama, polisi tiba di lokasi dan mengamankan dari amukan massa lebih lanjut.

Korban Mengalami Luka Lecet

Pengendara motor bernama Sutiyo (53) mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kembangan untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga:

Penjelasan dari Saksi

Salah satu saksi, Rani, mengatakan pengendara motor sempat terpental cukup jauh usai ditabrak. Ia menduga mobil BMW saat itu sedang menyalip kendaraan lain dengan mengambil jalur kanan. Di saat bersamaan, motor korban berada di jalur berlawanan hingga akhirnya tertabrak.

Ringkasan

Insiden mobil BMW tabrak ojol di Jakbar yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2026 telah menimbulkan amukan massa di lokasi kejadian. Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Korban mengalami luka lecet dan dibawa ke RSUD Kembangan untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga:
Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dasco Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Dirut Pertamina Bahas Ancaman PHK

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Dasco...

Pelanggan Pekanbaru Sukses Menangkan Paket Umrah yang Penuh Dengan Hadiah

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Pelanggan...

Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi? Apa yang Terjadi?

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Presiden...