Indo News Room – 08 Agustus 2026 | Penembakan massal terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi, Thailand, pada Jumat (7/8/2026), menewaskan 7 orang, termasuk pelaku. Insiden ini merupakan salah satu contoh kekerasan yang paling memilukan di bidang pendidikan.
Kronologi Peristiwa
1. Pelaku Menembak Mati Kakeknya
Pelaku penembakan massal di Thailand lebih dulu menembak mati kakeknya sebelum melancarkan aksinya. Setelah menewaskan sang kakek, pelaku langsung bergerak ke sekolah tempat ia beraksi di utara Bangkok. Pelaku menggunakan senjata milik kakeknya untuk melancarkan penembakan massal tersebut.
2. Insiden di Sekolah
Insiden terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi yang berada di pinggiran barat laut Bangkok. Rekaman dan foto dari lokasi menunjukkan para siswa berhamburan keluar sekolah saat korban luka dievakuasi ke ambulans. Sejumlah guru tampak saling berpelukan dan menangis.
3. Korban
Korban tewas terdiri dari guru dan siswa. Polisi telah mengidentifikasi pelaku sebagai seorang pelajar sekolah tersebut. Menurut otoritas setempat, sekolah tersebut memiliki sekitar 3.100 siswa dan 147 guru pada tahun ajaran 2025.
Data Peristiwa
| Kolom | Nilai |
|---|---|
| Jumlah Korban Tewas | 7 |
| Jumlah Korban Luka | 15 |
Reaksi Masyarakat
- Pemerintah tengah mengoordinasikan bantuan bagi para korban.
- Para siswa yang selamat dari penembakan menangis dan takut akan mati.
Penembakan massal di Thailand merupakan salah satu contoh kekerasan yang paling memilukan di bidang pendidikan. Insiden ini menunjukkan bahwa keamanan di sekolah masih merupakan masalah yang belum terpecahkan.
Kesimpulan
Penembakan massal di Thailand menewaskan 7 orang, termasuk pelaku. Insiden ini menunjukkan bahwa keamanan di sekolah masih merupakan masalah yang belum terpecahkan.



