Indo News Room – 07 Juli 2026 | IHSG dibuka naik 17,088 poin atau 0,29 persen ke 5.933,159 pada perdagangan Selasa (7/7). Pergerakan ini menarik perhatian banyak investor, tetapi apa sebenarnya yang menyebabkan IHSG naik?
Kondisi Pasar Valuta Asing
Nilai tukar rupiah pada pukul 09.00 WIB ada di Rp 17.996 per dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa rupiah relatif stabil dibandingkan dengan beberapa mata uang asing lainnya.
Perbandingan dengan Pasar Asia
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 865.703 poin (1,24 persen) ke 68.872.000, sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 74.599 poin (0,32 persen) ke 23.690.919. Indeks SSE Composite di China turun 25.060 poin (0,62 persen) ke 4.016.179, dan Indeks Straits Times di Singapura naik 36.879 poin (0,70 persen) ke 5.296.689.
Tabel Perbandingan Pasar Asia
| Nama Pasar | Persen Perubahan | Nilai Tertinggi |
|---|---|---|
| Nikkei 225 | -1,24% | 68.872.000 |
| Hang Seng | 0,32% | 23.690.919 |
| SSE Composite | -0,62% | 4.016.179 |
| Straits Times | 0,70% | 5.296.689 |
Bulletin 3 Faktor Utama yang Mempengaruhi IHSG
- Kondisi ekonomi global
- Kondisi pasar valuta asing
- Kondisi pasar saham Asia
Ketiga faktor ini memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan IHSG. Oleh karena itu, investor harus memantau dan memahami kondisi pasar sebelum membuat keputusan investasi.
Kesimpulan
IHSG dibuka naik 0,29 persen ke 5.933,159 pada perdagangan Selasa (7/7). Pergerakan ini dipengaruhi oleh kondisi pasar valuta asing, kondisi ekonomi global, dan kondisi pasar saham Asia. Investor harus memantau dan memahami kondisi pasar sebelum membuat keputusan investasi.



