Indo News Room – 30 Juni 2026 | Kemendagri Gelar Rapat Bahas Persiapan Digitalisasi Bansos di 43 Kabupaten menjadi langkah awal dalam penyusunan peta jalan transformasi digital pemerintahan melalui Government Technology (GovTech). Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan rapat tersebut digelar atas inisiatif Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk membahas perluasan implementasi digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya telah diuji coba di Banyuwangi.
Perluasan Proyek Digitalisasi Bansos
Perluasan proyek tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan peta jalan transformasi digital pemerintahan melalui GovTech. Keberhasilan uji coba di Banyuwangi menjadi dasar untuk mereplikasikan sistem digitalisasi bansos ke puluhan daerah lainnya.
Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari proyek ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyaluran bantuan sosial. Dengan digitalisasi bansos, pemerintah dapat memantau dan mengelola penyaluran bantuan dengan lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
| No | Kabupaten/Kota | Status |
|---|---|---|
| 1 | Banyuwangi | Sudah diuji coba |
| 2-43 | Kabupaten/Kota lainnya | Akan diuji coba |
Implementasi dan Rencana
Kemendagri menargetkan implementasi program tersebut di 43 kabupaten/kota sebagai tahap awal, sebelum nantinya diperluas ke seluruh wilayah Indonesia. Target lebih besar 43 dan kita harapkan lagi ke depan se-Indonesia.
- Perluasan proyek percontohan digitalisasi bansos ke 43 kabupaten/kota
- Implementasi program di 43 kabupaten/kota sebagai tahap awal
- Rencana perluasan ke seluruh wilayah Indonesia
Untuk informasi lebih lanjut tentang proyek digitalisasi bansos, silakan kunjungi situs web resmi Kemendagri.



