HomePolitikGerindra Hormati Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Itu Hak Warga

Gerindra Hormati Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Itu Hak Warga

Date:

Indo News Room – 24 Juni 2026 | Ketika Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertepatan dengan ulang tahunnya, Pemerintah Kota Surakarta menetapkan baliho ucapan selamatnya. Namun, protes muncul dari DPC Gerindra Solo yang mempertanyakan perbedaan perlakuan saat Presiden Prabowo Subianto berulang tahun.

Gerindra Hormati Pemasangan Baliho Ulang Tahun Jokowi

DPC Gerindra Solo melihat adanya perbedaan perlakuan saat Presiden Prabowo Subianto berulang tahun dan tidak memasang baliho ucapan selamat. Mereka mempertanyakan mengapa Pemkot Surakarta tidak memasang baliho ucapan selamat kepada Ketua Umum Gerindra saat dirinya berulang tahun.

Baca juga:

Sekretaris Fraksi Gerindra Bambang Haryadi Jawab Soal Protes

Sekretaris Fraksi Gerindra Bambang Haryadi membuka suara soal protes ini. Menurutnya, Fraksi Gerindra menghormati pemasangan baliho itu. "Oh kita saya belum tahu ini malah baru tahu dari ini. Tapi prinsipnya kita kan harus hormati kan. Bahkan sekarang itu ketua-ketua RT aja sekarang ulang tahun banyak warga yang ngucapin kok jadi wajar-wajar saja kok itu," ucap Bambang di DPR, Rabu (24/6).

Baca juga:

Tabel Perbandingan Pemasangan Baliho Ulang Tahun

Perbandingan Prabowo Subianto Joko Widodo
Pemasangan baliho ucapan selamat Tidak Ya
Alasan Belum ada baliho yang dipasang Sebagai Presiden ke-7

Bulleted List Penjelasan Soal Pemasangan Baliho Ulang Tahun

  • Pemasangan baliho adalah hak setiap warga negara.
  • Apabila sudah membayar untuk memasang baliho, hal itu tidak menjadi masalah.
  • Prinsipnya, kita harus hormati hak setiap warga negara.
  • Wajarlah kalau warga Solo memasang baliho ucapan selamat kepada Presiden.

Ringkasan: Gerindra menghormati pemasangan baliho ulang tahun Jokowi di Solo, namun mempertanyakan perbedaan perlakuan saat Presiden Prabowo Subianto berulang tahun.

Baca juga:
Atmananda Anacleto Tymothy
Atmananda Anacleto Tymothy
Aku masih ingat saat pertama kali Atmananda mengendarai motor tua melintasi pasar tradisional Surabaya, mencatat cerita-cerita yang kini jadi artikel‑artikelnya; sejak 2022, ia menapaki jejak jurnalistik sambil terus mengejar riff gitar indie yang selalu mengalun di sela‑sela perjalanan. Dari Yogyakarta, ia menjelajah nusantara, menukar kopi dengan para nelayan, mengabadikan suara laut dan deru mesin, hingga menulis laporan yang terasa seperti obrolan santai di kafe pinggir jalan. Hobi otomotifnya tak pernah jauh, begitu pula selera musiknya yang selalu menemukan nada baru di setiap sudut pulau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Standar Mutu Lingkungan dan Keselamatan Kerja Jadi Fondasi Produsen Petrokimia

Indo News Room – 24 Juni 2026 | Standar...

1.000 Taruna Akmil Akan Latih Kedisiplinan Siswa Sekolah Rakyat

Indo News Room – 24 Juni 2026 | Kolaborasi...