Indo News Room – 11 Juli 2026 | Bulan Juni 2026, Bulog mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 5,4 juta ton. Ini merupakan catatan tertinggi sepanjang sejarah. Namun, apa sebenarnya faktanya di balik cadangan beras ini?
Bagaimana Bulog Mencapai Catatan Tertinggi?
Untuk mencapai catatan tertinggi, Bulog harus menyerap 4 juta ton gabah petani pada 2026 dengan anggaran Rp 22,7 triliun. Namun, sebelumnya mereka ditugaskan menyerap gabah petani sebanyak 3 juta ton. Kemudian pemerintah melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) menambah target serapan menjadi 4 juta ton.
Bagaimana Harga Gabah Dipantau?
Untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, Bulog harus memantau Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah. Pada Juni 2026, HPP gabah diatur sebesar Rp 6.500 per kg. Ini merupakan hasil dari instruksi presiden yang ditujukan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
| Tahun | Target Gabah Petani | Anggaran |
|---|---|---|
| 2026 | 4 juta ton | Rp 22,7 triliun |
Apakah Ini Berarti Indonesia Mampu Menyelamatkan Sendiri?
- Indonesia memiliki cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah.
- Bulog telah menyerap 3,2 juta ton gabah petani pada 2026.
- Harga gabah diatur sebesar Rp 6.500 per kg.
Bagaimana Masa Depannya?
Masa depan cadangan beras Indonesia masih belum jelas. Namun, dengan catatan tertinggi ini, Indonesia memiliki harapan untuk mencapai swasembada pangan.



