Indo News Room – 20 Juni 2026 | Universitas Gadjah Mada (UGM) menerjunkan 8.178 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) periode 20 Juni hingga 8 Agustus 2026. Sebanyak 175 mahasiswa akan bertugas di Papua, salah satu wilayah yang masih menghadapi tantangan ketahanan pangan.
Program KKN UGM di Papua
Mahasiswa KKN UGM di Papua akan ditempatkan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Raja Ampat, Biak Numfor, dan Manokwari. Mereka akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengembangan UMKM, pariwisata partisipatif, dan infrastruktur hijau sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Aspek Keamanan
Aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan KKN tahun ini. UGM bekerja sama dengan Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama), pemerintah daerah, dan masyarakat setempat untuk mendukung pelaksanaan program di berbagai wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
| Lokasi | Jumlah Mahasiswa |
|---|---|
| Kota Jayapura | 30 |
| Kabupaten Jayapura | 25 |
| Raja Ampat | 20 |
| Biak Numfor | 50 |
| Manokwari | 50 |
Program KKN UGM di Papua bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan mengembangkan potensi daerah.
Kesimpulan
UGM menerjunkan 8.178 mahasiswa dalam program KKN-PPM periode 20 Juni hingga 8 Agustus 2026. Sebanyak 175 mahasiswa akan bertugas di Papua, salah satu wilayah yang masih menghadapi tantangan ketahanan pangan. Program KKN UGM di Papua bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan mengembangkan potensi daerah.
FAQ
- Pertanyaan: Berapa banyak mahasiswa yang akan bertugas di Papua?
- Jawaban: Sebanyak 175 mahasiswa akan bertugas di Papua.
- Pertanyaan: Apa tujuan program KKN UGM di Papua?
- Jawaban: Program KKN UGM di Papua bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan mengembangkan potensi daerah.
- Pertanyaan: Di mana mahasiswa KKN UGM akan ditempatkan di Papua?
- Jawaban: Mahasiswa KKN UGM akan ditempatkan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Raja Ampat, Biak Numfor, dan Manokwari.



