Indo News Room – 06 Juni 2026 | Inggris siap menyambut Piala Dunia 2026, tetapi tidak hanya fans yang gembira. Operator listrik di Inggris juga siap menghadapi lonjakan konsumsi listrik pada laga perdana. Menurut laporan, lonjakan tersebut akan mencapai 800 megawatt, lebih tinggi dari lonjakan 600 megawatt saat Inggris juara Piala Dunia 1966.
Lonjakan Konsumsi Listrik pada Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan menampilkan 40 pertandingan tambahan, yang berpotensi meningkatkan total permintaan listrik selama turnamen hingga 60%. Namun, dampak dari setiap pertandingan pada jaringan listrik juga lebih kecil daripada sebelumnya, thanks to televisi yang lebih hemat energi.
Tabel Lonjakan Konsumsi Listrik pada Piala Dunia 2026
| Pertandingan | Lonjakan Konsumsi Listrik (MW) |
|---|---|
| Laga Perdana Inggris | 800 |
| Perempat Final Piala Dunia | 500 |
| Final Piala Dunia 1990 | 2.800 |
Bulletin List Piala Dunia 2026
- Tanggal: 17 Juni 2026
- Tim: Inggris vs Kroasia
- Permintaan Listrik: 800 MW
Dengan lonjakan konsumsi listrik yang signifikan, operator listrik di Inggris harus siap menghadapi tekanan pada jaringan listrik. Mereka telah lama bergantung pada pembangkit listrik dan fasilitas penyimpanan utama untuk dengan cepat meningkatkan pasokan di saat-saat kritis.
Kesimpulan
Piala Dunia 2026 akan menjadi acara yang menarik, tetapi juga akan membawa tantangan pada jaringan listrik di Inggris. Operator listrik harus siap menghadapi lonjakan konsumsi listrik yang signifikan dan memberikan peningkatan pasokan listrik yang cepat.
FAQ
Q: Apakah Piala Dunia 2026 akan meningkatkan konsumsi listrik?
A: Ya, Piala Dunia 2026 akan meningkatkan konsumsi listrik, terutama pada laga perdana.
Q: Berapa besar lonjakan konsumsi listrik yang diperkirakan?
A: Lonjakan konsumsi listrik yang diperkirakan adalah 800 MW.



