Indo News Room – 23 Mei 2026 | Bagaimana cara mencegah begal di Jakarta? Polda Metro Jaya membentuk 150 pos pantau di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta sebagai upaya pencegahan aksi begal dan kejahatan jalanan.
Dalam jumpa pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (22/5), Wahyu menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari penguatan pola pencegahan yang dijalankan Direktorat Samapta, yang selama ini mengedepankan kehadiran polisi berseragam melalui patroli di lapangan.
Pola Patroli di Lapangan
Polda Metro Jaya membentuk hampir seluruh polres itu ada patroli Perintis Presisi yang selalu berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan pencegahan terhadap aksi begal yang terjadi khususnya di Kota Jakarta.
Pos Pantau di Lokasi Rawan
Pos-pos pantau tersebut ditempatkan di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta, seperti di jalan-jalan utama, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya.
Tak Hanya Patroli Kendaraan
Polda Metro Jaya juga membentuk patroli jalan kaki di titik-titik rawan untuk memantau kegiatan masyarakat dan mencegah aksi kejahatan.
Wahyu berharap langkah tersebut dapat meningkatkan rasa aman masyarakat saat beraktivitas di Jakarta, baik pada siang maupun malam hari.
Tabel: Pos Pantau di Jakarta
| No | Lokasi | Jumlah Pos |
|---|---|---|
| 1 | Jalan Utama | 20 |
| 2 | Pasar | 15 |
| 3 | Tempat Umum | 10 |
Bulleted List: Kelebihan Pos Pantau
- Meningkatkan rasa aman masyarakat
- Mencegah aksi begal dan kejahatan
- Memantau kegiatan masyarakat
FAQ
Begal adalah?
Begal adalah tindakan pencurian yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Bagaimana cara mencegah begal?
Mencegah begal dapat dilakukan dengan meningkatkan kehadiran polisi di lapangan, memantau kegiatan masyarakat, dan mencegah aksi kejahatan.



