Indo News Room – 24 April 2026 | Ditjenpas Papua menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkoba dan penggunaan ponsel ilegal di dalam Lapas. Kepala Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menekankan langkah konkret yang akan diterapkan segera.
Strategi Utama Memerangi Narkoba di Lapas Papua
Berbagai program dirancang untuk menutup celah penyalahgunaan narkoba di lingkungan penjara, termasuk peningkatan kontrol masuk‑keluar, edukasi narapidana, dan kolaborasi lintas lembaga.
Pengawasan Ponsel Ilegal
Ponsel menjadi sarana utama dalam peredaran narkoba. Pengawasan ketat meliputi pemindaian rutin, penyitaan perangkat tanpa izin, serta pelatihan petugas untuk mengidentifikasi sinyal tersembunyi.
Program Rehabilitasi & Edukasi
Program konseling, pelatihan keterampilan, dan kegiatan keagamaan diintegrasikan untuk mengurangi ketergantungan narkoba serta menumbuhkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan.
Data & Target Implementasi
| Tindakan | Target | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|---|
| Pemindaian Ponsel | 100% Lapas Papua | Q3 2024 |
| Pelatihan Petugas | 200 petugas | Q2 2024 |
| Program Rehabilitasi | 1.500 narapidana | 2024–2025 |
Langkah Praktis yang Diterapkan
- Pengadaan alat deteksi sinyal seluler di setiap blok sel.
- Kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional untuk penyuluhan rutin.
- Penambahan tenaga medis khusus untuk penanganan kecanduan.
- Pengawasan intensif pada kunjungan keluarga dan pemasukan barang.
Implementasi strategi ini diharapkan menurunkan angka penyalahgunaan narkoba di Lapas Papua secara signifikan, sekaligus meningkatkan keamanan internal lembaga.
FAQ
Apa saja upaya Ditjenpas Papua dalam memerangi narkoba di Lapas?
Upaya meliputi pemindaian ponsel, pelatihan petugas, program rehabilitasi, dan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional.
Bagaimana ponsel ilegal menjadi faktor penyebaran narkoba?
Ponsel memungkinkan komunikasi tersembunyi antara narapidana dan jaringan narkoba, memudahkan transaksi dan penyelundupan zat terlarang.
Berapa target petugas yang akan dilatih untuk deteksi ponsel?
Ditjenpas menargetkan melatih 200 petugas selama kuartal kedua tahun 2024.
Kapan program rehabilitasi akan mulai dijalankan?
Program rehabilitasi dijadwalkan mulai pada tahun 2024 dan berlanjut hingga 2025 dengan target 1.500 narapidana.



