Indo News Room – 29 Juli 2026 | Indonesia siap menjadi salah satu negara pemimpin dalam pengembangan energi terbarukan dengan proyek PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berdaya 100 Gigawatt. Proyek ini direncanakan akan mulai digunakan pada tahun 2029. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.
Proyek PLTS 100 GW di Indonesia
Proyek PLTS 100 GW di Indonesia merupakan salah satu langkah besar dalam pengembangan energi terbarukan di negara ini. Dengan daya 100 Gigawatt, proyek ini dapat menghasilkan listrik sebanyak 173,4 juta kilowatt jam per tahun, yang dapat memenuhi kebutuhan listrik sekitar 40% dari total kebutuhan listrik di Indonesia.
Manfaat Proyek PLTS 100 GW
- Mengurangi ketergantungan pada energi fosil
- Meningkatkan penggunaan energi terbarukan
- Mengurangi emisi gas rumah kaca
- Meningkatkan keseimbangan lingkungan
| Indikator | Target |
|---|---|
| Daya PLTS | 100 GW |
| Produksi Listrik | 173,4 juta kWh/tahun |
| Penyerapan Emisi Gas Rumah Kaca | 20% dari total emisi gas rumah kaca di Indonesia |
Tantangan dan Solusi
- Tantangan: Biaya modal yang tinggi
- Solusi: Pemerintah dapat memberikan subsidi atau bantuan keuangan kepada perusahaan yang ingin mendirikan PLTS
- Tantangan: Keterbatasan sumber daya
- Solusi: Pemerintah dapat meningkatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi PLTS
Indonesia siap menjadi salah satu negara pemimpin dalam pengembangan energi terbarukan dengan proyek PLTS 100 GW. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.



