Indo News Room – 26 Juli 2026 | Bank Indonesia (BI) telah mendorong transformasi pembiayaan nasional agar lebih berorientasi pada sektor produktif demi menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menekankan pentingnya dampak kebijakan pembiayaan yang dapat dirasakan oleh seluruh pelaku usaha, mulai dari perusahaan besar hingga pedagang, petani, pengrajin, dan wirausaha muda di berbagai daerah.
Pengembangan Pembiayaan Produktif
BI telah meluncurkan beberapa kebijakan untuk meningkatkan akses pembiayaan produktif, termasuk Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM). KLM bertujuan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi perusahaan besar, sementara RPIM ditujukan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi perusahaan kecil dan menengah.
Ekspansi Digitalisasi Pembayaran
BI juga telah meluncurkan ekspansi digitalisasi pembayaran melalui QRIS, BI-FAST, dan SNAP. QRIS memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan aplikasi mobile, sementara BI-FAST dan SNAP memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu debit atau kredit.
Perluasan Stasiun Bekasi
PT Summarecon Agung Tbk telah memulai pembangunan Ekstensi Stasiun Bekasi, yang akan meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi massal dan mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Bekasi yang sudah ada. Ekstensi ini akan melayani penumpang dari arah barat dan selatan, sementara stasiun lama akan fokus melayani masyarakat dari arah utara dan timur.
Tabel Komparasi Pertumbuhan Kredit
| Tahun | Pertumbuhan Kredit (% yoy) |
|---|---|
| 2022 | 10,5% |
| 2023 | 12,1% |
| 2024 | 13,7% |
Bulletin Poin-Poin Penting
- BI mendorong transformasi pembiayaan nasional agar lebih berorientasi pada sektor produktif.
- Pengembangan pembiayaan produktif dilakukan melalui Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).
- Ekspansi digitalisasi pembayaran dilakukan melalui QRIS, BI-FAST, dan SNAP.
- Perluasan Stasiun Bekasi akan meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi massal dan mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Bekasi yang sudah ada.



