Indo News Room – 09 Juli 2026 | Rupiah kian tertekan, mencapai rekor terlemah sepanjang 52 pekan terakhir. Pada perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah mencapai Rp 18.091 per dolar AS, melemah 77 poin atau 0,43% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sekitar 8,45% terhadap dolar AS sejak awal tahun ini. Mengapa rupiah terus melemah? Salah satu penyebab utamanya adalah permintaan aset aman berupa dolar AS yang meningkat di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Analisis Ekonomi
Serangan militer AS terhadap Iran telah memicu kekhawatiran inflasi global melalui lonjakan harga energi. Hal ini telah memperkuat posisi dolar terhadap mayoritas mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan secara agresif dalam dua tahap, termasuk kenaikan di luar jadwal pada Juni. Namun, tekanan eksternal yang kuat masih membuat mata uang Garuda berada dalam tren pelemahan.
Tabel Kurs Rupiah
| Tanggal | Kurs Rupiah per Dolar AS |
|---|---|
| 21 Februari 2025 | Rp 18.091 |
| 20 Februari 2025 | Rp 18.014 |
Prediksi Ekonomi
Berdasarkan analisis ekonomi, masih ada kemungkinan rupiah akan terus melemah dalam jangka pendek. Namun, perlu diingat bahwa kondisi ekonomi global dapat berubah-ubah dan mempengaruhi nilai tukar rupiah.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda telah mempersiapkan diri untuk potensi fluktuasi nilai tukar rupiah?



