HomeWisata dan LiburanTerungkap! Dari “Cuma Dapat Asap”, Desa Terong Bangun Wisata Sendiri dan Raih...

Terungkap! Dari “Cuma Dapat Asap”, Desa Terong Bangun Wisata Sendiri dan Raih Peluang Emas

Date:

Indo News Room – 27 April 2026 | Desa Terong dulu hanya menjadi titik singgah, namun kini berubah total: Dari “Cuma Dapat Asap”, Desa Terong Bangun Wisata Sendiri dengan konsep yang menggabungkan kearifan lokal dan inovasi digital, menjawab keresahan wisatawan pasca‑pandemi.

Latar Belakang dan Tantangan Pandemi

Pandemi COVID‑19 menghentikan arus turis, membuat pendapatan desa terpuruk. Tanpa diversifikasi, banyak warga terpaksa mengandalkan sektor pertanian yang tidak cukup untuk menutupi kebutuhan.

Baca juga:

Strategi Desa Terong Membangun Wisata Mandiri

Tim kreatif desa mengadopsi tiga pilar utama: pengembangan produk budaya, peningkatan infrastruktur, dan pemasaran online.

  • Pengembangan produk budaya: Revitalisasi festival tradisional, kuliner khas, serta kerajinan anyaman bambu.
  • Peningkatan infrastruktur: Perbaikan jalan setapak, instalasi papan informasi interaktif, dan fasilitas kebersihan.
  • Pemasaran online: Pembuatan website resmi, konten video, serta kolaborasi dengan travel influencer.

Langkah-Langkah Implementasi

  1. Mengadakan lokakarya pelatihan bagi warga tentang hospitality.
  2. Menggalang dana lewat program CSR dan crowdfunding.
  3. Menyusun paket wisata tematik (eco‑tour, kuliner, kerajinan).
  4. Meluncurkan kampanye media sosial dengan hashtag #TerongBerkarya.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Sejak peluncuran paket wisata pada 2022, pendapatan desa meningkat 75% dan tercipta lebih dari 120 lapangan kerja baru, terutama untuk pemuda.

Baca juga:

Data Kunjungan Sebelum & Sesudah Revitalisasi

Tahun Jumlah Wisatawan
2019 2.000
2020 500
2021 1.200
2022 3.500

FAQ

Apa saja atraksi utama di Desa Terong?

Desa menawarkan festival budaya tahunan, wisata kuliner makanan khas terong, serta jalur trekking hutan bambu.

Bagaimana cara mengunjungi Desa Terong?

Pengunjung dapat memesan paket wisata melalui situs resmi desa atau menghubungi agen travel lokal.

Baca juga:

Apakah ada akomodasi di dalam desa?

Ya, tersedia homestay ramah lingkungan yang dikelola oleh warga, lengkap dengan fasilitas dasar dan pengalaman budaya otentik.

Mallin Mallin Mallin
Mallin Mallin Mallin
Menyusuri jejak bintang di langit Jakarta, Mallin Mallin Mallin menganyam puisi teknis dari rangkaian kabel hingga kalimat, menyalakan rasa ingin tahu lewat buku-buku sejarah yang menuturkan zaman. Dengan latar belakang teknik, ia menorehkan debut menulis pada 2022, mengukir kata‑kata yang menyeberangi ruang dan waktu, seakan menelusuri galaksi masa lalu. Setiap karya baginya adalah konstelasi pengetahuan, memanggil pembaca untuk menatap horizon baru dengan mata yang terjaga oleh cahaya ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related