Indo News Room – 16 Mei 2026 | Rupiah kian melemah, menembus Rp 17.606 per dolar AS pada Jumat pagi (15/5) pukul 9.35 WIB.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau terus melemah, mencatatkan pelemahan 77 poin atau 0,44 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Tren pelemahan ini terjadi setelah sebelumnya rupiah sempat menyentuh level terendah Rp 17.500 sebelum menguat sebentar ke Rp 17.475 pada Rabu (13/5), sejalan dengan pelemahan mata uang di berbagai negara.
Faktor-Faktor di Balik Pelemahan Rupiah
Faktor pertama adalah aksi jual saham oleh investor asing menjelang pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Selain itu, tensi perang antara AS dan Iran di Selat Hormuz yang terus meningkat juga berkontribusi pada penguatan dolar AS, diikuti dengan antisipasi libur panjang Kenaikan Yesus Kristus oleh investor asing.
Kerugian Honda Pertama Kalinya dalam 70 Tahun
Honda mencatatkan kerugian tahunan pertamanya dalam hampir 70 tahun sebagai perusahaan publik.
Kerugian ini disebabkan oleh beban restrukturisasi bisnis kendaraan listrik (EV) yang mencapai lebih dari USD 9 miliar atau sekitar Rp 158,45 triliun.
Tabel: Kerugian Honda dalam 70 Tahun
| Tahun | Kerugian |
|---|---|
| 2026 | Rp 158,45 triliun |
Honda optimistis akan kembali mencetak laba pada tahun ini, dengan proyeksi keuntungan 500 miliar yen.
Bulleted List: Penyebab Kerugian Honda
- Beban restrukturisasi bisnis EV
- Penurunan penjualan mobil di pasar utama
CEO Honda Toshihiro Mibe berharap perusahaan dapat merebut kembali keuntungan dengan langkah efisiensi biaya dan kinerja positif dari bisnis sepeda motor.
Tabel: Penjualan Sepeda Motor Honda
| Tahun | Penjualan |
|---|---|
| 2026 | 22,8 juta unit |
Penjualan kuat di India dan Brasil telah membantu bisnis sepeda motor Honda mencapai volume penjualan dan laba operasional tertinggi.
Transisi ke kendaraan listrik di pasar-pasar penting seperti India dan Vietnam diperkirakan akan memberikan tekanan margin pada bisnis sepeda motor ini.
BI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta Non Deliverable Forward (NDF).



