Indo News Room – 17 Juni 2026 | Bandung, sebuah kota yang terkenal dengan keindahan alamnya dan arsitektur modernnya, kini menghadapi tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah Kota Bandung (Pemkot Bandung) telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah bangunan liar di Terusan Pasirkoja. Menurut laporan, 174 bangunan liar telah dihancurkan dalam operasi gabungan tertibkan yang diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung. Operasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi jalan dan tata kawasan di wilayah tersebut.
Kenapa Bangunan Liar Menjadi Masalah?
Bangunan liar seringkali menjadi masalah di berbagai kota besar di Indonesia. Bangunan-bangunan ini umumnya tidak memiliki izin pembangunan yang sah dan seringkali mengganggu kelestarian lingkungan sekitar. Dalam kasus Terusan Pasirkoja, bangunan liar telah menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
Bagaimana Operasi Gabungan Tertibkan Dilakukan?
Operasi gabungan tertibkan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandung melibatkan berbagai pihak, termasuk pemilik bangunan liar, masyarakat, dan pihak berwenang. Operasi ini dilakukan untuk menghancurkan bangunan liar yang tidak memiliki izin pembangunan yang sah. Dalam operasi ini, Satpol PP Kota Bandung juga berupaya untuk mengembalikan fungsi jalan dan tata kawasan di wilayah Terusan Pasirkoja.
Impak dari Operasi Gabungan Tertibkan
- Mengembalikan fungsi jalan dan tata kawasan di wilayah Terusan Pasirkoja.
- Mengurangi jumlah bangunan liar di wilayah tersebut.
- Mengangkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Tabel Komparasi Data
| Wilayah | Jumlah Bangunan Liar | Tahun Operasi Gabungan Tertibkan |
|---|---|---|
| Terusan Pasirkoja | 174 | 2023 |
Kesimpulan
Operasi gabungan tertibkan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandung telah berhasil menghancurkan 174 bangunan liar di Terusan Pasirkoja. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi jalan dan tata kawasan di wilayah tersebut. Pemerintah Kota Bandung berharap bahwa operasi ini dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia untuk menjaga kelestarian lingkungan.



