HomeBeritaMensesneg Prasetyo Hadi Soal Pembangunan Universitas RI: Lahan Masih Dicek

Mensesneg Prasetyo Hadi Soal Pembangunan Universitas RI: Lahan Masih Dicek

Date:

Indo News Room – 23 Juli 2026 | Mungkin Anda sedang mencari informasi tentang pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI) yang baru dibentuk Presiden Prabowo Subianto. Proses pembangunan URI masih berada pada tahap persiapan, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah menyatakan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tersebut masih dalam proses pengecekan.

Proses Pembangunan URI

Presiden Prabowo Subianto membentuk lembaga baru yang diberi nama Universitas Republik Indonesia (URI)/Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK). Donny Ermawan Taufanto telah resmi dilantik Prabowo menjadi Gubernur URI/Kepala BPPK dan Yos Sunitiyoso sebagai wakilnya.

Baca juga:

Tiga Institusi di Bawah URI

Donny menjelaskan bahwa URI nantinya akan memiliki tiga institusi, yaitu Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara. Badan Pengelola Sekolah Unggulan akan membawahi Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Unggul Garuda Transformasi, sementara Badan Pengelola Perguruan Tinggi akan membawahi 10 universitas baru.

Berikut adalah tabel perbandingan antara lembaga-lembaga yang akan diintegrasikan di bawah URI:

Lembaga Deskripsi
Badan Pengelola Sekolah Unggulan Membawahi Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Unggul Garuda Transformasi
Badan Pengelola Perguruan Tinggi Membawahi 10 universitas baru
Lembaga Administrasi Negara Integrasi dengan lembaga-lembaga lain

Jadwal Pembangunan URI

Saat ini, pembangunan URI masih berada pada tahap persiapan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah menyatakan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tersebut masih dalam proses pengecekan. Oleh karena itu, pembangunan URI belum dapat ditentukan tanggal pastinya.

Baca juga:

Berikut adalah daftar beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang pembangunan URI:

Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dari Bocor dan Pengap Menjadi Layak Huni: Nuriyah dan Alin Rasakan Dampak BSPS

Indo News Room – 23 Juli 2026 | Rumah-rumah...

Perang Buat Investor Pusing: PFII Siap Tampung Duit

Indo News Room – 23 Juli 2026 | Perang...