HomeTeknologi dan InovasiITPLN Gandeng APITU: Membangun Masa Depan Pendingin yang Lebih Efisien

ITPLN Gandeng APITU: Membangun Masa Depan Pendingin yang Lebih Efisien

Date:

Indo News Room – 02 Juli 2026 | Dalam upaya meningkatkan efisiensi pendinginan, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui anak usahanya, Institut Teknologi PLN (ITPLN), telah bergandengan tangan dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU) untuk membuka ikatan kerja yang lebih erat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang pendinginan dan juga untuk mengembangkan laboratorium pendingin yang lebih modern dan lengkap.

Program Ikatan Kerja dan Pembangunan Laboratorium Pendingin

Program ikatan kerja yang dilakukan oleh ITPLN dan APITU meliputi 100 mahasiswa yang akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para praktisi pendingin dan tata udara. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang pendinginan. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengembangkan laboratorium pendingin yang lebih modern dan lengkap.

Baca juga:

Manfaat Program Ikatan Kerja

  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang pendinginan
  • Mengembangkan laboratorium pendingin yang lebih modern dan lengkap
  • Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan para praktisi pendingin dan tata udara

Tabel Komparasi Data Laboratorium Pendingin

Laboratorium Biaya Konstruksi Tahun Berdiri
Laboratorium Pendingin ITPLN Rp 10 Miliar 2022
Laboratorium Tata Udara APITU Rp 8 Miliar 2019

Dengan adanya program ikatan kerja dan pembangunan laboratorium pendingin, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pendinginan dan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang pendinginan.

Baca juga:

ITPLN dan APITU berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kemampuan mahasiswa dalam bidang pendinginan.

Baca juga:
Ragnhild Izahti
Ragnhild Izahti
Kau ingat dulu, Ragnhild Izahti selalu muncul di kantong kopi para wartawan di Semarang, mengawasi tiap detik berita sambil mengutak‑atik gadget terbaru; sejak 2019, ia berubah jadi mata tajam lapangan senior yang tak pernah lepas dari jejak tinta dan kode. Kini, tiap cerita yang ia rangkai terasa seperti reuni lama—hangat, penuh detail, dan selalu diselingi bisikan teknologi yang membuat semua orang ingin tahu apa yang selanjutnya ia temukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kospi Korea Anjlok 8%: Apa yang Terjadi dengan Saham Teknologi?

Indo News Room – 02 Juli 2026 | Kospi...

Rekonstruksi Taufik Hidayat: Apa yang Terjadi pada Bibir YTR?

Indo News Room – 02 Juli 2026 | Banyak...

Rayhan Hannan Masuk Skuad TC Timnas: Persiapan Piala AFF 2026

Indo News Room – 02 Juli 2026 | Rayhan...