HomeBeritaIHSG April 2026 Melemah Sektor Industri Pimpin Koreksi

IHSG April 2026 Melemah Sektor Industri Pimpin Koreksi

Date:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham, Selasa, 7 April 2026. IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 6.917-7.302.

IHSG Hari Ini 7 April 2026 Tergelincir 0 26 Sektor Saham Industri
IHSG Hari Ini 7 April 2026 Tergelincir 0 26 Sektor Saham Industri

IHSG melanjutkan koreksi 0,53% ke 6.989 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat pada perdagangan saham Senin, 6 April 2026. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.849.

Baca juga:

Untuk memantau pergerakan IHSG, kita juga perlu memperhatikan kalender ekonomi, seperti May 2026 Calendar, October 2026, dan September 2026 Calendar, karena peristiwa-peristiwa ekonomi yang terjadi pada bulan-bulan tersebut dapat mempengaruhi pergerakan IHSG. Selain itu, August 2026 Calendar dan November 2026 Calendar juga perlu dipantau karena dapat memberikan gambaran tentang tren ekonomi di masa depan.

Sementara itu, December 2026 Calendar juga perlu diperhatikan karena merupakan bulan terakhir dalam setahun dan dapat mempengaruhi pergerakan IHSG di tahun yang sama. Dengan memantau kalender-kalender tersebut, kita dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan meminimalkan risiko.

Rekomendasi Saham

PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebagai rekomendasi saham hari ini. Sementara itu, Herditya memilih saham PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).

Baca juga:

Perlu diingat bahwa rekomendasi saham dapat berubah-ubah tergantung pada kondisi pasar dan faktor-faktor lainnya. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau pergerakan saham dan melakukan analisis yang tepat sebelum membuat keputusan investasi.

Kondisi Pasar

Kondisi pasar saham saat ini masih dibayangi ketidakpastian, baik dari faktor global maupun domestik. Pelemahan IHSG juga dipengaruhi sentimen domestik, terutama terkait kondisi anggaran negara. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia pada kuartal I-2026 tercatat mencapai Rp240,1 triliun atau setara 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Belanja pemerintah melonjak signifikan sebesar 31,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp815 triliun. Sementara itu, pendapatan negara tumbuh 10,5 persen menjadi Rp574,9 triliun. Penerimaan pajak tercatat sebesar Rp394,8 triliun atau naik 20,7 persen.

Baca juga:

Pasar Saham Asia Pasifik

Sementara itu, bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada Selasa pekan ini. Mengutip Antara, bursa saham Asia Pasifik antara lain indeks Nikkei naik 112,82 poin atau 0,21 persen ke 53.526,50, indeks Hang Seng turun 177,50 poin atau 0,70 persen ke 25.116,53, indeks Shanghai bertambah 10,07 poin atau 0,26 persen ke 3.890,16, sedangkan indeks Strait Times tergelincir 14,39 poin atau 0,29 persen ke 4.958,01.

Kesimpulan

IHSG April 2026 berpeluang menguat pada perdagangan saham, Selasa, 7 April 2026. Namun, perlu diingat bahwa kondisi pasar saham masih dibayangi ketidakpastian, baik dari faktor global maupun domestik. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau pergerakan saham dan melakukan analisis yang tepat sebelum membuat keputusan investasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Misteri UFO Malam: Warga Keluar Merokok, Penampakan Meningkat

Indo News Room – 14 April 2026 | Fenomena...

Binance Guncang Pasar: Delisting & Listing Baru

Indo News Room – 14 April 2026 | Binance...