HomeKonflik DuniaFoto Lautan Manusia Iringi Peti Jenazah Ayatollah Ali Khamenei: Kenyataan yang Mengharukan

Foto Lautan Manusia Iringi Peti Jenazah Ayatollah Ali Khamenei: Kenyataan yang Mengharukan

Date:

Indo News Room – 07 Juli 2026 | Lautan pelayat memadati jalan-jalan Teheran pada Senin (6/7) untuk mengiringi arak-arakan peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Truk khusus berukuran besar yang membawa peti jenazah Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya, melintas perlahan membelah lautan pelayat.

Para pelayat tampak membawa bendera nasional Iran sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang telah memimpin negara itu selama puluhan tahun. Prosesi penghormatan digelar selama sepekan sebagai bagian dari rangkaian pemakaman kenegaraan yang disiapkan pemerintah Iran.

Baca juga:

Penghormatan Terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei

Rangkaian upacara dijadwalkan berlangsung hingga prosesi pemakaman pada Kamis (9/7), yang diperkirakan akan dihadiri jutaan pelayat dan tamu kehormatan dari berbagai negara.

Baca juga:

Data Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Tanggal Tempat
Senin (6/7) – Kamis (9/7) Teheran, Iran

Tindakan Penghormatan yang Menginspirasi

  • Pelayat membawa bendera nasional Iran
  • Truk khusus membawa peti jenazah Ayatollah Ali Khamenei
  • Rangkaian upacara berlangsung selama sepekan

Kenangan yang mengharukan ini menunjukkan betapa besar pengaruh Ayatollah Ali Khamenei dalam sejarah Iran. Pemakamannya menjadi peristiwa yang sangat penting dalam sejarah negara tersebut.

Baca juga:

Dengan demikian, kita dapat melihat betapa pentingnya peran Ayatollah Ali Khamenei dalam sejarah Iran dan bagaimana penghormatan terakhirnya telah menjadi kenangan yang tidak pernah dilupakan.

Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gambar Ular Weling Bahayanya: Mengenal Ular yang Tewaskan Anak di Pekalongan

Indo News Room – 07 Juli 2026 | Gambar...

Tolak Keputusan Terburu-buru Ronaldo: Masa Depan di Portugal

Indo News Room – 07 Juli 2026 | Tolak...

Jet Tempur Rusia Tiba-Tiba Dekati Kapal Induk Inggris: Apa yang Terjadi?

Indo News Room – 07 Juli 2026 | Insiden...