Indo News Room – 03 Juli 2026 | Dana stimulan renovasi rumah untuk warga yang terdampak bencana bisa menjadi sangat penting. Namun, apakah dana ini cukup besar untuk memenuhi kebutuhan mereka?
Alasannya Terletak pada Kenaikan Harga Material
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mengusulkan kenaikan bantuan stimulan rumah rusak berat dari Rp60 juta menjadi Rp80 juta per unit. Mereka berpendapat bahwa kenaikan harga material bangunan harus diakui, dan ini mempengaruhi biaya pembangunan hunian bagi warga.
Tambahan Dana untuk Kualitas Bangunan
Tambahan Rp20 juta per unit rencananya akan digunakan untuk meningkatkan kualitas fisik bangunan. Peningkatan tersebut meliputi pemasangan keramik di seluruh ruangan dan kamar mandi, pemasangan plafon, penyelesaian plester dinding yang lebih halus, serta penambahan teras agar hunian lebih layak dan fungsional bagi keluarga terdampak.
Proyek Pembangunan Hunian
Saat ini, BNPB terus mempercepat pembangunan huntap in-situ maupun ex-situ mandiri di tiga provinsi terdampak. Dari total kebutuhan sekitar 16.000 unit, sekitar 800 unit huntap telah masuk dalam tahap pengerjaan.
Tabel Komparasi Dana Stimulan
| Dana Stimulan Lama | Dana Stimulan Baru |
|---|---|
| Rp60 juta | Rp80 juta |
Berikut adalah beberapa jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan:
-
Apakah dana stimulan renovasi rumah naik?
Ya, Satgas PRR mengusulkan kenaikan dana stimulan renovasi rumah dari Rp60 juta menjadi Rp80 juta per unit.
-
Alasannya apa?
Kenaikan harga material bangunan dan kebutuhan meningkatkan kualitas fisik bangunan.
-
Bagaimana dengan proyek pembangunan hunian?
Saat ini, BNPB terus mempercepat pembangunan huntap in-situ maupun ex-situ mandiri di tiga provinsi terdampak.



