Indo News Room – 12 Juli 2026 | Mobil McLaren 720S yang ditumpangi konten kreator YouTuber game, Andra ST dan Robby Pantjaro, berpelat nomor B 331 mengalami kecelakaan tunggal menabrak tiang. Foto: Dok. kumparan
Kondisi Ekstrem Tidak Berarti Kualitas Mobil Rapuh
Salah satu hal yang disorot setelah insiden kecelakaan tunggal McLaren 720S milik kreator YouTube Andra ST (21) dan Robby Pantjaro (21) adalah kondisi visual yang terbilang sangat ekstrem. Membuat bodi hypercar itu terbelah menjadi dua bagian.
Peristiwa yang terjadi pada pukul 1:45 WIB itu berlokasi di Jalan Solo-Wonogiri, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Dijelaskan, mobil kehilangan kendali dan kemudian menabrak pagar, tiang telepon, dan tiang listrik secara beruntun.
Rahasia Keselamatan Utama dari Mobil Ini
Kejadian tersebut cukup memantik opini awam tentang mengapa mobil yang punya spesifikasi layaknya kendaraan balap, justru seakan tampak ringkih pasca mengalami benturan. Publik kerap menilai, objek yang tidak tetap utuh setelah terjadi momen dahsyat, kualitasnya patut dipertanyakan.
Mobil McLaren 720 S yang ditumpangi konten kreator YouTuber game, Andra ST dan Robby Pantjaro, berpelat nomor B 331 mengalami kecelakaan tunggal menabrak tiang. Foto: Dok. kumparan
Secara kalkulasi mekanis, fenomena hancurnya bodi mobil eksotis ini nyatanya bukan merupakan indikator rapuhnya sebuah konstruksi rancang bangun kendaraan. Kondisi ekstrem tersebut justru merupakan manifestasi nyata dari hukum pelepasan energi dalam fisika otomotif.
Sebagai jet darat yang legal di jalan raya, McLaren 720S dibekali jantung mekanis V8 twin-turbo yang sanggup memuntahkan daya hingga 710 tenaga kuda. Semburan daya masif itu memungkinkannya berakselerasi dalam hitungan detik sekaligus menghasilkan energi kinetik yang luar biasa besar saat melaju kencang.
Saat kendaraan kehilangan traksi lalu mengalami impak dengan beberapa objek tetap, energi tersebut harus diserap hampir seketika oleh struktur kendaraan.
Struktur Inti yang Bernama Monocage II
Spesifikasi McLaren 720S menggunakan Monocage II berbahan carbon fiber yang dirancang sangat kaku dan ringan untuk mempertahankan integritas ruang penumpang.
Berkat ketangguhan sel pelindung karbon tersebut, bagian kabin utama mobil tetap utuh terisolasi dan tidak mengalami deformasi ruang yang menjepit pengemudi. Alhasil, seluruh penumpang di dalamnya dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka-luka ringan pasca insiden horor tersebut.
Tabel Komparasi Mobil McLaren 720S
| Spesifikasi | Nilai |
|---|---|
| Jantung Mekanis | V8 twin-turbo |
| Daya | 710 tenaga kuda |
| Kecepatan Maksimum | 333 km/jam |



