HomeBudaya IndonesiaBadan Kebudayaan Nasional Dorong Anak Muda Sebarkan Semangat Bung Karno dengan Lomba...

Badan Kebudayaan Nasional Dorong Anak Muda Sebarkan Semangat Bung Karno dengan Lomba Pidato

Date:

Indo News Room – 24 Juni 2026 | Banyak anak muda yang tak memiliki kesadaran akan pentingnya semangat perjuangan Bung Karno. Maka dari itu, Badan Kebudayaan Nasional (BKN) menggelar Lomba Pidato Bung Karno untuk mendorong anak muda menyebarluaskan semangat Bung Karno.

Lomba ini adalah bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2026. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga upaya mengajak generasi muda memahami dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan melalui media sosial.

Baca juga:

Manfaat Lomba Pidato Bung Karno

  • Memberi kesadaran kepada anak muda tentang pentingnya semangat perjuangan Bung Karno
  • Mendorong anak muda untuk menyebarkan nilai-nilai kebangsaan melalui media sosial
  • Memberikan kesempatan kepada anak muda untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan berpidato

Regulasi Lomba Pidato Bung Karno

  • Kompetisi ini terbuka bagi pelajar SD, SMP, SMA hingga masyarakat umum dengan batas usia maksimal 40 tahun
  • Peserta diminta memilih satu dari sejumlah kutipan terkenal Bung Karno untuk dikembangkan menjadi pidato singkat berdurasi satu menit
  • Video kemudian diunggah ke Instagram dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia

Hadiah Lomba Pidato Bung Karno

  • Total hadiah Rp16 juta
  • Batas akhir pengunggahan video ditetapkan pada 26 Juni 2026

Melalui kegiatan ini, BKN berharap generasi muda tidak hanya mengenal Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi juga memahami nilai-nilai perjuangan yang masih relevan hingga saat ini.

Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Benarkah Asyura Itu Angker? Ini Kemuliaan 10 Muharam dalam Islam

Indo News Room – 24 Juni 2026 | Benarkah...

Standar Mutu Lingkungan dan Keselamatan Kerja Jadi Fondasi Produsen Petrokimia

Indo News Room – 24 Juni 2026 | Standar...