HomeEkonomi GlobalAustralia Bidik Lebih Banyak Impor Kakao dan Cokelat dari Indonesia

Australia Bidik Lebih Banyak Impor Kakao dan Cokelat dari Indonesia

Date:

Indo News Room – 14 Juli 2026 | Australia Bidik Lebih Banyak Impor Kakao dan Cokelat dari Indonesia karena konsumsi cokelat di Australia mencapai sekitar 160 ribu ton per tahun. Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Matt Thistlethwaite, menyatakan bahwa Australia terbuka untuk kembali mengimpor kakao beserta produk turunannya dari Indonesia.

Kebutuhan Cokelat di Australia

Rata-rata masyarakat Australia mengkonsumsi sekitar 6 kilogram cokelat per orang setiap tahun. Namun, Australia hampir tidak memproduksi kakao sendiri, sehingga mereka bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi cokelat.

Baca juga:

Impor Kakao dari Indonesia

Australia juga mengimpor biji kakao, cocoa butter, dan cocoa paste dari Indonesia. Oleh karena itu, Thistlethwaite menilai perdagangan kakao antara kedua negara seharusnya dapat terus diperluas.

Negara Impor Kakao
Indonesia Biji kakao, cocoa butter, cocoa paste
Peru Biji kakao
Papua Nugini Biji kakao

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengatakan Indonesia kini tidak hanya mengekspor bahan baku kakao, tetapi juga telah mampu menghasilkan produk cokelat premium melalui proses hilirisasi.

Kerja Sama Ekonomi

Hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara telah terjalin selama puluhan tahun, kuat, mendalam, dan diyakini akan semakin erat seiring dimulainya fase baru kerja sama dengan meningkatkan perdagangan dengan satu sama lain.

Baca juga:

Nilai perdagangan barang antara kedua negara meningkat dari USD 7,2 miliar pada 2020 menjadi sekitar USD 13 miliar pada 2025.

Program Katalis 2.0

Program Katalis 2.0 merupakan program baru di bawah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) yang bertujuan untuk memperkuat perdagangan dan investasi secara dua arah.

  • Meningkatkan impor kakao dan cokelat dari Indonesia
  • Meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan
  • Meningkatkan nilai perdagangan barang antara kedua negara

Kesimpulan, Australia Bidik Lebih Banyak Impor Kakao dan Cokelat dari Indonesia karena kebutuhan cokelat yang tinggi dan potensi kerja sama ekonomi yang kuat.

Baca juga:

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Australia Bidik Lebih Banyak Impor Kakao dan Cokelat dari Indonesia:

  • Q: Berapa banyak cokelat yang dikonsumsi oleh masyarakat Australia setiap tahun?
  • A: Rata-rata masyarakat Australia mengkonsumsi sekitar 6 kilogram cokelat per orang setiap tahun.
  • Q: Dari mana Australia mengimpor biji kakao?
  • A: Australia mengimpor biji kakao dari Peru, Papua Nugini, dan Indonesia.
  • Q: Apa tujuan Program Katalis 2.0?
  • A: Program Katalis 2.0 bertujuan untuk memperkuat perdagangan dan investasi secara dua arah antara Indonesia dan Australia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related