Indo News Room – 28 Juni 2026 | Polisi menemukan sepucuk surat di lokasi meninggalnya Dokter Icha, yang meninggal di rumah orang tuanya di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taibenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Penyelidikan Polisi
Polisi mengatakan bahwa penyidik masih mengumpulkan berbagai fakta dan alat bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun penyebab meninggalnya Dokter Icha.
Kapolres Kupang AKBP Rudi Junus Jacob Ledo melalui Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randi Hidayat mengatakan bahwa penyelidikan terkait meninggalnya Dokter Icha masih terus berlangsung.
- Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab pasti kematian korban.
- Penyidik masih mengumpulkan berbagai fakta dan alat bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun penyebab meninggalnya Dokter Icha.
Surat yang Ditemukan
Polisi telah mengamankan sepucuk surat dari lokasi kejadian, namun isi surat tersebut maupun kaitannya dengan peristiwa yang terjadi masih dalam proses pendalaman.
Terkait sepucuk surat yang diamankan pihak kepolisian, saat ini masih dilakukan pendalaman terhadap seluruh bukti-bukti yang ada.
Jenazah Dokter Icha
Jenazah Dokter Icha telah menjalani pemeriksaan luar oleh tim medis di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.
Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Dugaan Intimidasi
Sebelumnya, meninggalnya Dokter Icha menjadi perhatian publik setelah pihak keluarga menduga korban mengalami tekanan psikologis usai menangani pasien gigitan ular hijau di RS Leona Kefamenanu.
Keluarga menyebut, Dokter Icha sempat didatangi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang memprotes penanganan pasien di ruang IGD.
Dua anggota DPRD TTU yang disebut dalam keterangan keluarga, yakni Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani, telah membantah melakukan intimidasi terhadap Dokter Icha.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki seluruh rangkaian peristiwa tersebut dan belum menyimpulkan adanya keterkaitan antara dugaan intimidasi, surat yang ditemukan di lokasi kejadian, maupun penyebab pasti kematian Dokter Icha.
Semoga ini dapat membantu dalam penyelidikan.
Perlu diingat bahwa setiap kasus harus dilakukan penyelidikan secara profesional dan objektif.
Pihak kepolisian telah meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab pasti kematian Dokter Icha.
Semoga ini dapat membantu dalam memahami situasi.



