HomePolitikKejagung Jerat Bos PT QSS Tersangka Korupsi Izin Tambang Bauksit di Kalbar

Kejagung Jerat Bos PT QSS Tersangka Korupsi Izin Tambang Bauksit di Kalbar

Date:

Indo News Room – 22 Mei 2026 | Kejagung telah menetapkan Sudianto, selaku beneficial owner PT Quality Sukses Sejahtera (QSS), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) PT QSS periode 2017-2025.

Table of Content

Table of Contents

Kasus Korupsi

PT QSS diduga melakukan penambangan bauksit di luar area IUP miliknya. Hasil tambang itu kemudian disebut diekspor menggunakan dokumen perusahaan.

Baca juga:

Penyelidikan

Penyidikan perkara ini dimulai pada Kamis (12/5) lalu. Beberapa orang di Pontianak dan Jakarta ada yang dibawa ke Gedung Bundar Jampidsus Kejagung untuk diperiksa, termasuk Sudianto.

Kejagung melakukan penggeledahan di lima lokasi, yakni tiga tempat di Jakarta dan dua tempat di Pontianak. Lokasi yang digeledah terdiri dari kantor dan rumah.

Lokasi Jumlah
Jakarta 3
Pontianak 2

Sejauh ini, penyidik belum menyita aset dalam perkara tersebut. Namun, sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik telah diamankan.

Baca juga:

Kerugian Negara

Kejagung menyebut dugaan perbuatan tersangka telah merugikan keuangan negara. Nilai kerugian saat ini masih dihitung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Atas perbuatannya, SDT kini ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan:

Baca juga:
  • Apa yang dilakukan PT QSS?
  • Siapa yang menjadi tersangka?
  • Apa kerugian negara?

Jawaban:

  • PT QSS diduga melakukan penambangan bauksit di luar area IUP miliknya.
  • Sudianto, selaku beneficial owner PT QSS.
  • Nilai kerugian saat ini masih dihitung BPKP.
Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

12 Keutamaan Mandi Wajib: Bacaan Niat dan Tujuannya

Indo News Room – 22 Mei 2026 | Mandi...

Bawaslu Sulsel dan Unibos Makassar Kolaborasi Awasi Pemilu: Siapa yang Manfaatkan?

Indo News Room – 22 Mei 2026 | Bawaslu...

Eks Dirjen SDA Kementerian PU Tersangka! Terima Suap Rp2 M-Mobil Mewah

Indo News Room – 22 Mei 2026 | Berita...