HomeBeritaAlasan Syahri DPRD Jember Main Game saat Rapat: Khawatir Sapi Virtualnya Lapar

Alasan Syahri DPRD Jember Main Game saat Rapat: Khawatir Sapi Virtualnya Lapar

Date:

Indo News Room – 19 Mei 2026 | Alasan Syahri DPRD Jember Main Game saat Rapat: Khawatir Sapi Virtualnya Lapar. Achmad Syahri Assidiqi, anggota Komisi D DPRD Jember, baru-baru ini menjadi sorotan karena main game saat rapat. Ia mengaku khilaf dan khawatir sapi virtualnya kelaparan.

Table of Content

Table of Contents

Penjelasan Syahri

Syahri mengaku bahwa ia lupa memberi makan sapi virtualnya di game yang sedang dimainkannya. Ia khawatir sapi virtualnya akan kelaparan dan mengalami kerusakan.

Baca juga:

Rincian Insiden

Insiden ini terjadi saat rapat di Kantor DPP Partai Gerindra, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Syahri ditemui usai persidangan dan mengaku bahwa ia khilaf. Ia juga menyampaikan permohonan maaf sebelum dan sesudah menjalani sidang Mahkamah Partai Gerindra.

No Kejadian Tanggal
1 Syahri main game saat rapat 15 Mei 2026
2 Syahri mengaku khilaf 15 Mei 2026
3 Syahri menyampaikan permohonan maaf 19 Mei 2026

Setelah insiden ini, Mahkamah Partai Gerindra memberikan sanksi berupa teguran keras kepada Syahri. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, juga berpendapat bahwa setiap pejabat publik harus memprioritaskan kepentingan umum dan tidak boleh bermain game saat rapat.

Kesimpulan

Alasan Syahri DPRD Jember main game saat rapat adalah karena khawatir sapi virtualnya kelaparan. Insiden ini menimbulkan reaksi publik dan membuat Syahri mengaku khilaf dan menyampaikan permohonan maaf.

Baca juga:

FAQ

Pertanyaan 1: Apa alasan Syahri main game saat rapat?

Jawaban: Alasan Syahri main game saat rapat adalah karena khawatir sapi virtualnya kelaparan.

Pertanyaan 2: Apa sanksi yang diberikan kepada Syahri?

Baca juga:

Jawaban: Sanksi yang diberikan kepada Syahri adalah teguran keras dari Mahkamah Partai Gerindra.

Pertanyaan 3: Apa pendapat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember tentang insiden ini?

Jawaban: Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, berpendapat bahwa setiap pejabat publik harus memprioritaskan kepentingan umum dan tidak boleh bermain game saat rapat.

Ragnhild Izahti
Ragnhild Izahti
Kau ingat dulu, Ragnhild Izahti selalu muncul di kantong kopi para wartawan di Semarang, mengawasi tiap detik berita sambil mengutak‑atik gadget terbaru; sejak 2019, ia berubah jadi mata tajam lapangan senior yang tak pernah lepas dari jejak tinta dan kode. Kini, tiap cerita yang ia rangkai terasa seperti reuni lama—hangat, penuh detail, dan selalu diselingi bisikan teknologi yang membuat semua orang ingin tahu apa yang selanjutnya ia temukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related