HomeBeritaPramono Sebut Seluruh Puskesmas di Jakarta Sudah Terakreditasi: Apa Maksudnya?

Pramono Sebut Seluruh Puskesmas di Jakarta Sudah Terakreditasi: Apa Maksudnya?

Date:

Indo News Room – 12 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini menyatakan bahwa seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di Jakarta telah terakreditasi. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Apakah Artinya Puskesmas Sudah Terakreditasi?

Puskesmas yang sudah terakreditasi memiliki standar layanan kesehatan yang lebih tinggi dan lebih efisien. Mereka telah memenuhi kriteria akreditasi yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Kesehatan (BAK), yaitu Badan yang bertanggung jawab untuk menilai kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Baca juga:

Manfaat Puskesmas yang Sudah Terakreditasi

  • Meningkatkan kualitas layanan kesehatan
  • Meningkatkan kepuasan pasien
  • Meningkatkan efisiensi dan efektifitas layanan kesehatan

Tabel Komparasi Puskesmas yang Sudah Terakreditasi dan Belum Terakreditasi

Puskesmas Standar Layanan Kesehatan Kualitas Layanan Kesehatan
Sudah Terakreditasi Tinggi Baik
Belum Terakreditasi Rendah Kurang Baik

Bagaimana Pemerintah Meningkatkan Puskesmas di Jakarta?

  1. Meningkatkan penyediaan dan pemerataan Puskesmas
  2. Meningkatkan infrastruktur dan fasilitas Puskesmas
  3. Meningkatkan mutu dan standar pelayanan Puskesmas

Kesimpulan, Puskesmas yang sudah terakreditasi memiliki manfaat yang signifikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah. Pemerintah harus terus meningkatkan Puskesmas di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga:
Atmananda Anacleto Tymothy
Atmananda Anacleto Tymothy
Aku masih ingat saat pertama kali Atmananda mengendarai motor tua melintasi pasar tradisional Surabaya, mencatat cerita-cerita yang kini jadi artikel‑artikelnya; sejak 2022, ia menapaki jejak jurnalistik sambil terus mengejar riff gitar indie yang selalu mengalun di sela‑sela perjalanan. Dari Yogyakarta, ia menjelajah nusantara, menukar kopi dengan para nelayan, mengabadikan suara laut dan deru mesin, hingga menulis laporan yang terasa seperti obrolan santai di kafe pinggir jalan. Hobi otomotifnya tak pernah jauh, begitu pula selera musiknya yang selalu menemukan nada baru di setiap sudut pulau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related