Indo News Room – 16 April 2026 | Legenda Persib Bandung, Max Timisela, kembali muncul ke publik pada Rabu (17 April 2026) dengan doa tulus agar klub yang pernah dibelanya selama 17 tahun dapat kembali meraih gelar juara di Super League 2025/2026. Doa tersebut disampaikan saat perwakilan Persib berkunjung ke kediamannya di Desa Ciptagumita, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Max, yang kini berusia 81 tahun, menegaskan keinginannya melihat Maung Bandung menjuarai kompetisi tiga kali berturut‑turut (hattrick) setelah sebelumnya mengangkat piala pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Sejarah Singkat Max Timisela di Persib Bandung
Max Timisela lahir pada 7 Juni 1944 di Ambon. Ia menembus skuad Persib pada tahun 1962 dan bertahan hingga 1979. Selama masa aktifnya, ia menjadi bagian dari klan Timisela yang terkenal, bersama Freddy, Hengky, dan Pietje, yang juga pernah memperkuat tim nasional Indonesia. Di era perserikatan, Max membantu Persib menjuarai kompetisi pada tahun 1986 sebagai asisten pelatih Nandar Iskandar, menandai transisi penting dari pemain ke pelatih.
Peran Setelah Menggantung Sepatu
- Asisten pelatih Tim Persib (1986)
- Penjaga Sekretariat Persib di Jalan Gurame No. 2, Bandung
- Pengurus kepanitiaan pertandingan pada fase awal era profesional
- Pengamat sepak bola yang tetap mengikuti perkembangan tim meski telah pensiun
Doa Max Timisela untuk Persib di Musim 2025/2026
“Terima kasih, Persib selalu ingat dengan jasa‑jasa para pemain dan pelatihnya, termasuk kepada saya. Saya doakan Persib bisa jadi juara lagi pada tahun ini,” ujar Max Timisela dengan mata bersinar. Doa tersebut tidak hanya bersifat simbolis; ia mencerminkan harapan ribuan suporter yang menginginkan hattrick juara setelah keberhasilan musim sebelumnya.
Posisi Persib di Klasemen Super League 2025/2026
Berada di jalur tepat, Persib menempati puncak klasemen sementara dengan 64 poin, unggul empat poin dari Borneo FC dan sembilan poin dari Persija Jakarta. Berikut rangkuman singkat posisi lima besar Liga:
| Posisi | Tim | Poin | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 64 | +12 |
| 2 | Borneo FC | 60 | +8 |
| 3 | Persija Jakarta | 55 | +3 |
| 4 | Arema FC | 48 | -2 |
| 5 | PSM Makassar | 45 | -5 |
Pengaruh Pelatih Bojan Hodak
Di balik performa impresif tersebut, pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, menjadi sosok kunci. Bojan telah membawa Persib menjuarai Liga 1 Indonesia pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, menegaskan metode taktik modern yang memadukan pressing tinggi dan transisi cepat. Max Timisela mengakui peran penting Hodak: “Meski di rumah saja, saya tetap enjoy dan mengikuti perkembangan Persib, terutama strategi Bojan yang sangat inovatif.”
Harapan Max Timisela: Lebih dari Sekadar Trofi
Doa Max tidak hanya tentang trofi. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan generasi muda yang menghormati nilai sejarah klub. “Kami pernah berjuang dengan fasilitas sederhana, kini Persib memiliki infrastruktur kelas dunia. Saya berharap manajemen tetap menjaga integritas, mengembangkan akademi, dan menjaga hubungan emosional dengan suporter,” jelasnya.
Langkah Konkret yang Disarankan Max
- Penguatan akademi usia U‑15 dan U‑17 dengan melibatkan mantan legenda Persib sebagai mentor.
- Peningkatan program kebugaran dan pemulihan cedera berbasis ilmu kedokteran olahraga modern.
- Pemanfaatan data analitik untuk strategi pertandingan, terutama dalam mengoptimalkan peran Marc Klok sebagai playmaker.
- Penggalangan dana komunitas untuk proyek sosial Persib di Bandung Barat, memperkuat ikatan klub‑kota.
Internal Link ke Konten Terkait
Lihat artikel terkait: Sejarah Persib Bandung: Dari Era Perserikatan Hingga Liga 1 Modern dan Profil Lengkap Bojan Hodak: Taktik, Karier, dan Pengaruhnya pada Persib untuk menambah wawasan Anda.
FAQ
Q: Apa yang memotivasi Max Timisela untuk tetap mengikuti Persib?
A: Max merasa terikat emosional karena menghabiskan masa muda di klub, serta kepercayaan bahwa persatuan antara legenda dan generasi baru dapat memperkuat identitas Persib.
Q: Bagaimana peluang Persib meraih hattrick juara?
A: Dengan posisi terdepan di klasemen, performa stabil, dan dukungan taktik Bojan Hodak, peluang Persib sangat tinggi asalkan tidak terjadi cedera signifikan pada pemain kunci.
Q: Apakah Max Timisela masih terlibat dalam kegiatan resmi Persib?
A: Saat ini ia lebih memilih peran simbolis; kehadirannya pada kunjungan ke rumahnya merupakan bentuk silaturahmi dan penghormatan klub terhadap legenda.
Dengan doa yang tulus dan dukungan seluruh elemen Persib, harapan untuk hattrick juara di Super League 2025/2026 semakin nyata. Sejarah mencatat, legenda seperti Max Timisela tetap menjadi inspirasi bagi generasi baru yang bertekad mengukir prestasi gemilang.



