Indo News Room – 02 Agustus 2026 | Kecelakaan maut yang terjadi di perlintasan kereta api di Sumatra Utara pada Minggu, 2 Agustus 2026, telah menimbulkan perhatian luas dari masyarakat. Sebuah dump truk yang dikemudikan oleh Busito (56 tahun) telah tertemper dengan Kereta Api Putri Deli di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Akibat kecelakaan ini, sopir truk tewas dan satu penumpang kereta api terluka bakar.
Faktor-Faktor yang Membuat Kecelakaan ini Terjadi?
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dump truk yang dikemudikan Busito melaju dari arah Tangkahan Galian C menuju jalan besar. Saat melintasi perlintasan kereta api tanpa plang, pengemudi diduga tidak memperhatikan kedatangan kereta api dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Akibatnya, bagian depan kereta menabrak bak samping kiri dump truk.
Penyebab Utama Kecelakaan
- Pengemudi dump truk tidak memperhatikan kedatangan kereta api.
- Lalu lintas sepi dan cuaca cerah pada saat kejadian.
- Pengemudi tidak memperhatikan pandangan ke arah rel.
Korban dan Kerusakan
Sopir truk, Busito (56 tahun), tewas akibat luka robek di kepala, memar di dada, dan patah tangan kanan. Sementara itu, satu penumpang kereta api, Viona Siahaan (21 tahun), terluka bakar dan menjalani perawatan di RSU Melati Perbaungan.
Kerusakan Material
Akibat kecelakaan ini, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta.
Kesimpulan
Kecelakaan maut yang terjadi di perlintasan kereta api di Sumatra Utara pada Minggu, 2 Agustus 2026, telah menimbulkan perhatian luas dari masyarakat. Faktor-faktor yang membuat kecelakaan ini terjadi, seperti pengemudi yang tidak memperhatikan kedatangan kereta api dan lalu lintas sepi, perlu diperhatikan agar tidak terjadi kecelakaan serupa di masa depan.



