HomeBeritaMengapa Pilot yang Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta Dibayar 50...

Mengapa Pilot yang Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta Dibayar 50 Ribu Ringgit?

Date:

Indo News Room – 30 Juli 2026 | Pilot yang selundupkan 26 kg ekstasi di Bandara Soetta dibayar 50 ribu ringgit. Mohd Saufi bin Othman, pilot seorang warga negara Malaysia, diduga telah tiga kali terlibat dalam penyelundupan narkotika.

Tersangka Saufi disuruh oleh seseorang untuk membawa ekstasi tersebut ke Jakarta dengan upah RM 50.000. Petugas Bea Cukai mencurigai sebuah koper saat pemeriksaan X-ray bagasi penumpang internasional di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soetta.

Baca juga:

Penyelundupan Narkotika di Bandara Soetta

Penyelundupan narkotika di Bandara Soetta merupakan kasus yang serius dan menunjukkan bahwa organisasi kejahatan internasional telah menyebar ke Indonesia.

Biaya yang Dibayar

Berdasarkan laporan, Saufi dibayar 50 ribu ringgit untuk membawa 26 kg ekstasi ke Jakarta. Biaya ini sangat tinggi dan menunjukkan bahwa organisasi kejahatan internasional telah menanamkan banyak dana untuk kegiatan penyelundupan narkotika.

Baca juga:

Tindakan yang Dapat Dilakukan

  • Meningkatkan keamanan di Bandara Soetta untuk mencegah penyelundupan narkotika.
  • Mengarahkan sumber daya untuk mengidentifikasi dan menghentikan organisasi kejahatan internasional yang terlibat dalam penyelundupan narkotika.
  • Mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyelundupan narkotika dan pentingnya menghentikannya.

Referensi

Tabel Berikut ini menunjukkan biaya yang dibayar untuk penyelundupan narkotika di Bandara Soetta:

Bulan Biaya (Ribu Rupiah)
Juli 50
Agustus 40
September 30
Baca juga:
Mallin Mallin Mallin
Mallin Mallin Mallin
Menyusuri jejak bintang di langit Jakarta, Mallin Mallin Mallin menganyam puisi teknis dari rangkaian kabel hingga kalimat, menyalakan rasa ingin tahu lewat buku-buku sejarah yang menuturkan zaman. Dengan latar belakang teknik, ia menorehkan debut menulis pada 2022, mengukir kata‑kata yang menyeberangi ruang dan waktu, seakan menelusuri galaksi masa lalu. Setiap karya baginya adalah konstelasi pengetahuan, memanggil pembaca untuk menatap horizon baru dengan mata yang terjaga oleh cahaya ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hadapi El Nino, Bulog Siapkan 17 Ribu Ton Beras

Indo News Room – 30 Juli 2026 | Hadapi...

Prabowo Mencetak Rekor Tinggi Kinerja di Semester Pertama 2026: Apa Saja Faktanya?

Indo News Room – 30 Juli 2026 | Apakah...

8 Tips Agar Tidak Mudah Sakit Hati: Lebih Bijak dalam Mengelola Emosi

Indo News Room – 30 Juli 2026 | Sakit...